Makan, Merokok dan Infus, Senada dan Membatalkan Puasa

Thursday, 7 March 2024 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber Pixels @Petar Starčević

Ilustrasi, Sumber Pixels @Petar Starčević

Frensia.id- Umum diketahui bahwa hal substansial yang membatalkan puasa adalah makan dan minum. Pada hakikatnya kedua adalah memasukkan barang melewati mulut dan menyebabkan rasa puas atau kenyang. Dalam perkembangannya, makan dan minum tidak hanya melewati mulut, hal demikian yang membutuhkan penjelasan lain tentang perkara sejenis yang dapat membatalkan puasa.

Ada beberapa pandangan para ulama’ yang memasukkan perkara sejenis yang dapat membatalkan puasa. Walaupun tidak dimasukkan lewat mulut, namun hal demikian dianggap senada dengan proses makan dan minum.

Menurut pandangan yang disampaikan oleh asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’di, Ibnu Baz, Ibnu Utsaimin, dan keputusan dari Majma’ al-Fiqhi, salah satu perkara yang membatalkan puasa adalah penggunaan cairan infus.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026

Infus adalah memasukkan cairan ke dalam badan. Prosesnya masuknya tidak melalui mulut, namun melalui jarum suntik. Walaupun demikian hal tersebut dianggap dapat menggantikan perkara makan dan minum. Fungsinya sama.

Selain itu, perkara yang lain yang disamakan dengan proses tersebut adalah merokok. Merokok dianggap sebagai yang membatalkan puasa sebab beberapa ulama’ mengidentifikasinya sebagai hal senada dengan perkara minum

Asap yang masuk ke tubuh dapat menjadi air. Ada indikasi perubahan uap menjadi air saat di dalam tubuh.

Oleh karena itu, seseorang yang merokok saat berpuasa akan mengakibatkan pembatalan puasanya.

Namun ada beberapa penjelasan yang berbeda terkait dengan perkara pertama, infus. Infus dengan pada satu sisi tidak dapat disenadakan dengan makan dan juga dapat dianggap tidak membatalkan puasa.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Mufaththirat ash-Shaum al-Mu’ashirah. Kitab ini ditulis oleh  syehk Ahmad al-Khalil.

Di dalamnya, ia menjelaskan bahwa infus dengan memakai jarum suntik ada kalanya tidak membatalkan puasa. jarum suntik atau injeksi yang digunakan untuk pengobatan, dan bukan untuk menggantikan makan dan minum, tidak akan membatalkan puasa seseorang.

Jadi berdasarkan penjelasan di atas, ada banyak perkara lain yang senada dengan makan dan minum dalam hal membatalkan puasa. Apapun yang masuk ke badan lalu fungsinya senada dengan keduanya, juga dapat membatalkan ibadah puasa.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember
Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut
Santri Jember Geruduk Transmart, Tuntut Trans7 Minta Maaf 7 Hari Berturut-turut di Medianya Sendiri

Baca Lainnya

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Sunday, 1 February 2026 - 18:05 WIB

Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

TERBARU