Masa Tenang Pemilu, Ruang Istikharah Politik

Sunday, 11 February 2024 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id -Kini perjalanan pemilihan umum 2024 sudah sampai rute masa tenang pemilu. Masa tenang pemilu ini merupakan salah satu rangkaian tahapan pemilu tepatnya satu tahap sebelum pemungutan dan penghitungan suara dilakukan. Sebagai salah satu rangkaian pemilu ketentuan ini harus lalui sebagaimana tertuang dalam pasal 167 ayat 4 Undang-undang Pemilu.

Masa Tenang Pemilu ini tentu berbanding terbalik dengan masa kampaye pemilu. Pada masa kampaye semua pihak yang ditunjuk oleh peserta pemilu menyampaikan visi, misi, program kerja, janji untuk menyakinkan pemilih. Pada masa tenang ini kegiatan tersebut tidak boleh dilakukan. Tepatnya jika masa kampaye adalah meyakinkan pemilih maka masa tenang adalah waktunya pemilih merenung, berpikir siapa kandidat pilihan terbaiknya.

Masa Tenang pemilu adalah waktu emas yang dimiliki pemilih. Pada masa kampaye, pemilih disuguhkan berbagai macam program unggulan, program terbaik, dipanjangkan visi misi selama lima tahun kepemimpinnya kedepan. Disini pemilih sebagai pendengar dan melihat menyaksikan dengan saksama visi-misi calon, jika ada ruang berbikir untuk bertanya dan menyampaikan aspirasinya waktunya hanya sesaat itu, tidak lebih.

Baca Juga :  Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos

Masa tenang pemilu inilah pemilih diberikan ruang panjang untuk berpikir, menimbang, mencari, mengkalkulasi pada siapa suara pilihannya akan diberikan. Karena Indonesia kedepan salah satu faktornya tergatung bagaimana pemimpin dan wakil rakyatnya. Sedangkan kualitas pemimpin dan wakil rakyat ada pada suara pemilih. Disinilah masa tenang kampaye tak ubahnya ruang istikharah pemilih untuk menentukan pilihannya.

Sebagai pemilih, masyarakat perlu untuk kembali pada kedudukan dan posisi jati dirinya sebagai warga negara yang menentukan arah bangsa ini. Sebagai warga negara yang memiliki hak dan kebebasan berpolitik mereka harus secara otonom dan melalukan perenungan yang jernih, mendalam dan benar-benar dari hati nurani dan keyakinannya.

Baca Juga :  Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

Layaknya tujuan dari istikharah mendapatkan pilihan yang terbaik dari beberapa pilihan yang ada, maka istikharah politik pun demikian. Lagi-lagi masa tenang kampaye sebagai ruang istikharah politik adalah ruang terbaik yang dimiliki pemilih dalam rangkain pemilihan umum. Negara memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka pemilih untuk tidak ikut-ikutan, diiming-imingi, apalagi diintimidasi.

Bagi sebagian orang sudah menentukan siapa calon yang baik menurutnya. Lalu masih perlu masa tenang kampaye sebagai ruang istikharah politik? Tentu perlu.

Biar bagaimanapun sudah yakin pada pilihannya, masa tenang ini tetap harus digunakan untuk merenung kembali dengan jernih. Setidaknya ada ruang untuk menemukan alasan rasional kenapa ia yakin pada pilihannya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

PAN Bondowoso Gelar Muscab ke-VI untuk Perkuat Internal Partai melalui Restrukturisasi Pengurus
Menpar dan Pemprov Jatim Optimis JFC Bakal Tembus Kalender Wisata Dunia
Menpar Puji JFC, Sebut Jember Jadi Inspirasi dan Bawa Budaya Indonesia ke Dunia
Datang ke JFC, Sekjen Kemenbud: Bangsa yang Rawat Budaya Akan Disegani Dunia
Bupati Gus Fawait sebut JFC Karnaval Terbesar Kedua Dunia angkat Nama Jember Lebih Dikenal
Ketua Fraksi Nasdem Puji Program Home Care Jember: Warga Miskin Tak Perlu Cemas Berobat
Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember
Cerita Gus Fawait yang Teringat Pesan Ibunya Sebelum Meluncurkan Program UHC Prioritas Warga Jember

Baca Lainnya

Monday, 27 July 2026 - 12:45 WIB

PAN Bondowoso Gelar Muscab ke-VI untuk Perkuat Internal Partai melalui Restrukturisasi Pengurus

Sunday, 26 July 2026 - 17:38 WIB

Menpar dan Pemprov Jatim Optimis JFC Bakal Tembus Kalender Wisata Dunia

Sunday, 26 July 2026 - 15:48 WIB

Menpar Puji JFC, Sebut Jember Jadi Inspirasi dan Bawa Budaya Indonesia ke Dunia

Sunday, 26 July 2026 - 14:52 WIB

Datang ke JFC, Sekjen Kemenbud: Bangsa yang Rawat Budaya Akan Disegani Dunia

Sunday, 26 July 2026 - 14:43 WIB

Bupati Gus Fawait sebut JFC Karnaval Terbesar Kedua Dunia angkat Nama Jember Lebih Dikenal

TERBARU

Tangkapan layar dari rekaman video CCTV rumah warga setempat (Foto: Istimewa).

Criminalia

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

Monday, 27 Jul 2026 - 16:19 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading