Ngeri! Hingga September 2024, Perempuan Korban Kekerasan Lebih 15 Ribu

Sabtu, 21 September 2024 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngeri! Hingga September 2024, Perempuan Korban Kekerasan Lebih 15 Ribu (Sumber: Canva)

Ngeri! Hingga September 2024, Perempuan Korban Kekerasan Lebih 15 Ribu (Sumber: Canva)

Frensia.id-Ngeri! Hingga September tahun 2024 ini korban kekerasan pada perempuan telah mencapai belasan ribu. Tepatnya lebih dari 15 Ribu.

Kasus kekerasan, terutama rumah tangga dan seksual, marak terjadi. Berdasarkan data dari laman Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA) Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), bahwa jumlah kasus yang dilaporkan sebanyak 18.203 kasus yang didominasi korban oleh perempuan dengan total 15.804 korban hingga saat ini,21/09/2024.

Adapun jumlah korbannya, yang paling banyak tetap di Jawa Barat. Ada 860 korban Femisida. Disusul oleh Jawa Tengah dengan sebanyak 802 perempuan dan di Jawa Timur sebanyak 783 perempuan. Data ini menunjukkan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian utama, terutama di wilayah-wilayah dengan angka kasus yang tinggi seperti di Pulau Jawa. Ini memerlukan perhatian serius dan tindakan yang efektif dari berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga :  Pengakuan Pelaku yang Aniaya Anak Kekasihnya Hingga Tewas, Begini Fakta-Faktanya

Adapun menurut usia, perempuan yang jadi korban paling banyak adalah 13-17 tahun. Angkanya mencapai 33,2 persen. Baru kemudian diikuti jumlah korban yang berada pada usia 25-44, jumlahnya mencapai 25.2 persen.

Yang sangat mengkhawatirkan adalah angka persentase dalam sudut pandang pekerjaannya. Perempuan yang menjadi korban adalah mereka yang statusnya masih seorang pelajar. Angka mencapai 45,2 persen.

Baru kedua diikuti oleh angka perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Angkanya sampai pada 18,8 Persen.

Masalah tersebut tampaknya sangat kompleks dan memerlukan pendekatan multi-disiplin. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah penting dengan mendirikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta menyediakan platform seperti Simfoni-PPA untuk mengumpulkan data dan memberikan perlindungan kepada korban. Namun, masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengurangi angka kekerasan.

Baca Juga :  Oknum Polisi Kasus Pemerasan Hanya Mendapat Sanksi Etik, ICW: Juga Harus Dipidana!

Pentingnya edukasi dan pemahaman mengenai hak asasi manusia, khususnya hak perempuan dan anak, tidak bisa diabaikan. Program-program pendidikan yang berfokus pada kesadaran gender dan pencegahan kekerasan harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan di semua tingkat.

Selain itu, peningkatan akses ke layanan bantuan dan perlindungan bagi korban kekerasan juga sangat penting. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah kekerasan.

Mengubah budaya dan norma sosial yang mendukung kekerasan adalah langkah awal yang harus dilakukan. Hal demikian termasuk meningkatkan kesadaran mengenai dampak negatif kekerasan dan pentingnya mendukung korban.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Maling Jeruk di Jember Berhasil Ditangkap, Mobil Pelaku Dibakar Hangus
Penemuan Bayi di Jenggawah, Kasun Darungan Yakin Pelaku Bukan Warganya
Pengakuan Pelaku yang Aniaya Anak Kekasihnya Hingga Tewas, Begini Fakta-Faktanya
Polres Jember Amankan Pelaku Penyimpangan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, 1 Truk dan 3 Tin Pupuk Disita, Pelaku Ditangkap Tapi Tak Ditahan
Pria di Ajung Jember Ditangkap Polisi Usai Setubuhi Putri Kandungnya
Bejat! Pria di Jember Perkosa Bocah 11 Tahun yang Mandi di Sungai
Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Andongsari Jember
Kedatangan Jenazah Bocah yang Dianiaya Hingga Tewas Disambut Haru dan Air Mata Warga

Baca Lainnya

Selasa, 25 Maret 2025 - 11:03 WIB

Maling Jeruk di Jember Berhasil Ditangkap, Mobil Pelaku Dibakar Hangus

Senin, 24 Maret 2025 - 00:27 WIB

Penemuan Bayi di Jenggawah, Kasun Darungan Yakin Pelaku Bukan Warganya

Jumat, 21 Maret 2025 - 08:00 WIB

Pengakuan Pelaku yang Aniaya Anak Kekasihnya Hingga Tewas, Begini Fakta-Faktanya

Kamis, 13 Maret 2025 - 01:58 WIB

Polres Jember Amankan Pelaku Penyimpangan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, 1 Truk dan 3 Tin Pupuk Disita, Pelaku Ditangkap Tapi Tak Ditahan

Selasa, 25 Februari 2025 - 16:36 WIB

Pria di Ajung Jember Ditangkap Polisi Usai Setubuhi Putri Kandungnya

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB