Nikolai Petrushev Mengecam Negara Barat atas Dukungan terhadap Junta Ukraina

Sunday, 18 August 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Nikolai Patrushev, Asisten Presiden dan Ketua Kolegium Maritim Federasi Rusia mengecam negara Barat atas dukungannya terhadap junta kriminal yang memimpin Ukraina.

Pernyataan Nikolai Petrushev ini sebagaimana disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Izvestia pada tanggal 16 Agustus 2024.

Menurutnya, negara-negara NATO terus memompa senjata, instruktur militer, dan intelijen ke Kiev, serta mengendalikan tindakan kelompok neo-Nazi di sana.

“Negara-negara NATO memompa Kiev dengan senjata, instruktur militer, terus-menerus memasok intelijen, dan mengendalikan tindakan neo-Nazi,” ucap Nikolai Petrushev.

Patrushev menyatakan bahwa operasi di wilayah Kursk juga direncanakan dengan partisipasi NATO dan layanan khusus Barat.

Ia menegaskan tindakan kriminal ini dilakukan karena firasat bahwa rezim neo-Nazi di Kiev akan segera.

Baca Juga :  PPP Jember Targetkan Raih 10 Kursi DPRD di Pemilu 2029

“Tindakan kriminal ini didorong oleh firasat akan runtuhnya rezim neo-Nazi di Kiev,” Ketua Kolegium Maritim Federasi Rusia.

Pimpinan AS dikritik oleh Patrushev karena menyatakan tidak terlibatnya Kiev dalam kejahatan di wilayah Kursk, padahal menurutnya Amerika Serikat sering kali mengatakan satu hal dan melakukan hal lain.

“Pernyataan pimpinan AS tentang tidak terlibatnya Kiev dalam kejahatan di wilayah Kursk tidak benar. Amerika Serikat sering kali mengatakan satu hal dan melakukan hal lain,” jelasnya.

Tanpa dukungan langsung dari AS, Kiev tidak akan berani memasuki wilayah Rusia.

Patrushev juga mengingatkan tentang intervensi langsung AS dalam urusan Georgia pada tahun 2008, yang menyebabkan pemisahan diri Abkhazia dan Ossetia Selatan.

Baca Juga :  Gus Bupati Jember Resmikan Klinik CPMI di RSD Balung, Layanan Termurah se-Jawa Timur

“Orang Amerika-lah yang mengatur petualangan militer Saakashvili pada bulan Agustus 2008, meskipun mereka mengklaim tak ada hubungannya dengan hal itu,” tegas Petrushev pada 16/08/2024.

Dalam konteks Ukraina, Patrushev mengatakan AS telah mengubah negara itu menjadi proyek militer anti-Rusia.

“AS telah mengubah Ukraina dari sebuah negara menjadi proyek militer anti Rusia. Upaya ini menciptakan negara tersebut kehilangan kedaulatannya,” ujar asisten Presiden tersebut.

Dengan tegas, Nikolai Patrushev menyatakan bahwa kebohongan dan provokasi merupakan hal biasa dalam kebijakan Washington dan negara Barat lainnya.

Selain itu ia juga menegaskan bahwa orang Amerika-lah yang bertanggung jawab atas petualangan militer di berbagai negara.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro
Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis
PKB Jember Bagikan Daging Kurban dengan Besek, Gus Ayub: Back to Natural

Baca Lainnya

Friday, 5 June 2026 - 20:37 WIB

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Wednesday, 3 June 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Monday, 1 June 2026 - 15:15 WIB

Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

Monday, 1 June 2026 - 15:06 WIB

Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB