Otomotif: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Kamis, 25 Januari 2024 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan Layar Akun Instangram divine_antiques

Gambar tangkapan Layar Akun Instangram divine_antiques

Frensia.Id.

Dalam teropong sejarah, manusia biasanya menggunakan tenaga hewan sebagai kendaraan. Setelah ditemukannya listrik, uap,  dan propulsi bensin, manusia kemudian bisa merakit benda menjadi sebuah alat transportasi (self-propelled vehicles).

Kendaraan digunakan sebagai alat transportasi yang cukup banyak digunakan saat ini, baik jarak dekat maupun jarak jauh. Kendaraan merupakan kebutuhan yang cukup penting, terutama motor dan mobil. Lalu bagaimana kendaraan tersebut bisa sampai ke tanah air? Berikut penjelasannya.

Sepeda Motor

Sepeda motor pertama di dunia diciptakan di Jerman, oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach. Sejarah perkembangan teknologi otomotif sepeda motor di Indonesia juga diimpor dari pabrikan Jerman.

Pada dasarnya, perkembangan teknologi otomotif sepeda motor di Indonesia tidak lepas dari pengaruh negara yang menjajah tanah air.

Bahkan, orang pertama yang memiliki sepeda motor di Indonesia bukan penduduk asli, melainkan orang Inggris. Saat Jepang menjajah, teknologi otomotif sepeda motor di Indonesia juga semakin berkembang. Bahkan, pasca-kemerdekaan, pasar otomotif sepeda motor di tanah air mayoritas dikuasai pabrikan Jepang.

Baca Juga :  Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Hingga sekarang ini, teknologi otomotif berupa sepeda motor di pasaran begitu beragam, baik dari segi merk, jenis, hingga kapasitas tenaga mesinnya. Lantas kapan motor mulai masuk ke Indonesia?

Motor pertama yang tiba di Indonesia bermerk Hilderbrand und Wolfmuller dan berasal dari Jerman. Motor itu tiba pada tahun 1893, saat Indonesia masih bernama Hindia Belanda.

Mobil

Pada tahun 1894, mobil tiba di Indonesia tepatnya pulau Jawa. Mobil ini dimiliki oleh orang Indonesia Sultan Pakoe Boewono X “Soerakarta” (sekarang menjadi solo). Mayoritas kendaraan pada saat itu adalah kereta dan kuda. Tentu kehadiran mobil ini terbilang unik untuk orang Indonesia yang notabene pertama kali melihatnya.

Lalu bagaimana perkembangan industri di Indonesia? Dinamika historis industri otomotif Indonesia sudah dimulai hampir seabad yang lalu pada 1927. General Motors mendirikan pabrikan-pabrikan di Tanjung Priok pada 1927, yang kedua di Asia setelah Yokohama dan General Motor memilih Jakarta karena Singapura karena insentif kebijakan.

Baca Juga :  Penelitian Unik, Temukan Jenis Kentut yang Dapat Hangatkan Bumi

Indonesia memulai perjalanan dalam industri otomotif pada tahun 1970-an dengan memproduksi mobil murah untuk masyarakat. Pada saat itu, mobil menjadi simbol kemakmuran dan status sosial. Beberapa produsen mobil terkemuka, seperti Toyota, Honda, dan Mitsubishi, mulai membangun pabrik di Indonesia untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Kendaraan Listrik

Salah satu tren terkini dalam industri otomotif adalah pengembangan kendaraan listrik. Banyak produsen otomotif di Indonesia telah mulai memperkenalkan model mobil dan motor listrik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Pemerintah Indonesia juga telah memberikan insentif dan dukungan untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di negara ini.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba
KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955
Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata
Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia
Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh
Cerita Alexander The Great kepada Aristoteles tentang Penjelajahannya di India
Penelitian Unik, Temukan Jenis Kentut yang Dapat Hangatkan Bumi

Baca Lainnya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:57 WIB

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:02 WIB

Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Minggu, 16 Februari 2025 - 11:31 WIB

Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata

Minggu, 16 Februari 2025 - 05:07 WIB

Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB