Pemkab Jember Gelar Apel Armada Sebelum Peresmian Homecare

Thursday, 23 July 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat mengecek kesiapan armada homecare di Kantor Dinas Kesehatan (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat mengecek kesiapan armada homecare di Kantor Dinas Kesehatan (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, menggelar apel armada Homecare di Kantor Dinas Kesehatan, pada Kamis (23/7/2026).

Apel tersebut merupakan serangkaian acara soft launching sebelum diresmikannya layanan Homecare di Puskesmas Sumberbaru, besok hari Jum’at (24/7/2026).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menyampaikan bahwa layanan Homecare merupakan terobosan fasilitas kesehatan pertama kali yang diluncurkan di Indonesia

“ini pertama kali di Indonesia dan kita boleh berbangga bahwa yang mencetak sejarah Kepala Dinasnya zamannya Pak Zamroni. Para wakil direkturnya, tiga direktur yang ada di sini dr. Andre, dr. Nyoman, dan dr. Taufan. Ini legacy saudara-saudara. Dan jajaran-jajaran Dinkes semua itu di era saya,” kata dia.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, mengatakan adanya layanan Homecare menjadi wujud keberpihakan Pemkab Jember untuk membela warga tidak mampu.

“Kalau mereka yang mampu punya dokter keluarga, Jember mewujudkan keluarga yang tidak mampu mempunyai dokter pribadi atau dokter keluarga lewat pelayanan homecare,” tuturnya.

Dia juga menyampaika dengan 1.200 tenaga kesehatan (nakes), yang telah disiapkan nantinya akan dibuatkan Standard Operating Procedure (SOP) terkait pelayanan homecare tersebut.

Baca Juga :  Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos

Meskipun demikian, Gus Fawait menyadari bahwa untuk pertama kali pelaksanaan akan banyak mengalami kekurangan dan evaluasi.

“Tentu di awal-awal pasti ada kekurangan dan lain sebagainya. Pasti ada sesuatu yang miss. Kita akan terus berbenah,” ucapnya.

Adapun dari jumlah total armada yang digunakan untuk pelayanan homecare, ada 10 armada baru.

Sementara untuk armada lainya menggunakan kendaraan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya tidak berjalan secara optimal.

“Ada Grand Livina, Innova dan macam-macam, karena memang masing-masing OPD ya,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Komisi B DPRD Jember Soroti Insentif Pajak Petani yang Lahannya Masuk LP2B
Dinas Pertanian Jember Beri Penjelasan soal Dugaan Pembengkakan Anggaran Perjalanan Dinas
Sekda Jember Angkat Bicara Soal ASN yang Bolos Kerja Malah Naik Jabatan
Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Baca Lainnya

Wednesday, 26 August 2026 - 17:56 WIB

Komisi B DPRD Jember Soroti Insentif Pajak Petani yang Lahannya Masuk LP2B

Wednesday, 26 August 2026 - 15:56 WIB

Dinas Pertanian Jember Beri Penjelasan soal Dugaan Pembengkakan Anggaran Perjalanan Dinas

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Sunday, 23 August 2026 - 01:11 WIB

Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading