SEC Amerika Serikat Masukkan Crypto Sebagai Aset Prioritas, Sedangkan Yen Jepang Makin Melemah

Friday, 25 October 2024 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Securities and Exchange Commission (SEC) AS memasukkan cryptocurrency sebagai aset prioritas.

Securities and Exchange Commission (SEC) AS memasukkan cryptocurrency sebagai aset prioritas.

Frensia.id – Securities and Exchange Commission (SEC), badan pengawas keuangan AS, dalam dokumen terbarunya menyatakan akan memasukkan cryptocurrency sebagai aset prioritas untuk diawasi pada tahun 2025.

“Mengingat volatilitas dan aktivitas yang melibatkan aset market crypto, divisi terus mengamati perkembangan investasi yang melibatkan crypto dan layanan terkait,” ujar SEC dalam dokumen yang dirilis kemarin, Selasa (22/10).

Adapun pengawasan tersebut akan berfokus pada penawaran, penjualan, rekomendasi, saran, trading, dan aktivitas lain yang melibatkan crypto secara eksplisit, termasuk spot Bitcoin dan Ether.

Baca Juga :  Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

Oleh karenanya, SEC akan menilai apakah pelaku usaha crypto terdaftar telah memenuhi standar dalam merekomendasikan aset digital kepada customer, termasuk risiko dan cara kerjanya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato memperingatkan terkait pelemahan mata uang yen yang terjadi belakangan ini. Hal ini ia sampaikan usai Yen kian terpuruk ke level 152 atau level terendah dalam 3 bulan terakhir.

Baca Juga :  Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang

Angka ini terus mengalami peningkatan sejak pertengahan September lalu, dari posisi 140 menjadi 152 pada akhir bulan ini. Dikhawatirkan trend ini akan terus memperparah kondisi mata uang Negeri Sakura tersebut.

Pasalnya, pada Juli lalu saja, yen Jepang sempat menembus level terendah dalam 38 tahun terakhir, yakni 162. Akibatnya, Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada Desember mendatang. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam
Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026
Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang
Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Menjadi Paus di Pasar Saham, Apa Saja Portofolio Blackrock?
Pidato Ketua The Fed, Dianggap Memicu Penurunan Bitcoin hingga $77.000

Baca Lainnya

Wednesday, 23 September 2026 - 19:32 WIB

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam

Wednesday, 23 September 2026 - 15:10 WIB

Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026

Thursday, 17 September 2026 - 12:01 WIB

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Wednesday, 16 September 2026 - 19:15 WIB

Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang

Friday, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading