Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026

Sunday, 15 March 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan yang sedang menakar adonan di Selep Daging di Pasar Pelita Baru, Kaliwates, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Karyawan yang sedang menakar adonan di Selep Daging di Pasar Pelita Baru, Kaliwates, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Kaliwates, Frensia.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri di tahun 2026 jasa selep daging ramai diserbu warga.

Salah satunya selep daging “Pak Boy” di Pasar Pelita Baru, yang berada di Kecamatan Kaliwates, Jember.

Jasa selep daging milik pasangan suami istri, Sumar dan Manida itu sudah ramai sejak awal bulan Ramadan.

“Kalau sekarang ini mulai pertama (Bulan Ramadan) itu ramai terus,” kata Manida, saat ditemui di tempat selep dagingnya, pada Minggu, (15/3/2026).

Menurut Manida selain mendekati Hari Raya Idul Fitri, ramainya orang nyelep daging ketika sudah tiba Idul Adha atau Hari Raya Kurban.

Baca Juga :  Bakso Tulangan Iga di Jember Ramai Pengunjung Saat Ramadan

Permintaan pelanggan hingga 2 bahkan 4 kali lipat di hari biasanya.

“Jadi selep sering kali harus buka lebih pagi dan tutup lebih sore,” kata dia.

Di momen hari besar Islam, pelanggan yang menyelep daging tidak hanya para pedagang bakso, tetapi juga ibu rumah tangga untuk dikonsumsi sendiri.

Ia mengatakan bahwa dalam sehari, daging yang diselep untuk dijual pada pelanggannya itu hingga berkuintal.

“Kalau nyelep sampai 2 kuintalan mungkin yang dijual untuk daging itu ya segituan. Lebih 4 kuintal kalau yang sekarang ini,” kata dia.

Selain melayani pembelian selep daging, Manida juga menerima daging yang dibawa pelanggan dari rumah, untuk dijadikan adonan bakso dan bakwan.

Baca Juga :  PDIP Jember Desak Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran

Kiloan daging yang dibawa pelanggan bervariasi. “Ada yang 3 (kg), 4 (kg), ya 2 (kg), ya gitu,” kata Manida.

Pembayaran jasa selep daging untuk adonan disesuaikan dengan harga daging di pasar.

“Kalau daging naik, adonan ikut naik. Harga daging Rp 135 ribu per kilo,” katanya.

Harga adonan yang dipatok Manida mulai berubah ketika harga daging sudah naik. Mulai dari adonan yang murah hingga paling mahal.

Harga 1 kilo adonan yang awalnya masih Rp 60 ribu, kini sudah berubah.

“Paling murah Rp 75 ribu, 1 kilo adonannya itu,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026
Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin
Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember
Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan
Bakso Tulangan Iga di Jember Ramai Pengunjung Saat Ramadan
Pedagang Nasi Goreng Jember Tewas Tertabrak Pemobil Ngantuk
Muspika Kalisat Tegur Pihak SPPG Gegara Telur Puyuh Mentah di Menu MBG
Nasi Karak! Kuliner Khas Situbondo Yang Menyimpan Nilai Filosofis dan Sosiologis Menarik

Baca Lainnya

Sunday, 15 March 2026 - 15:50 WIB

Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026

Friday, 13 March 2026 - 21:50 WIB

Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026

Tuesday, 3 March 2026 - 18:23 WIB

Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin

Monday, 2 March 2026 - 21:44 WIB

Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember

Saturday, 28 February 2026 - 17:56 WIB

Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan

TERBARU

Tim alap-alap Polres Jember saat mengamankan pelaku pesta gay di Antirogo, Jember (Foto: Tangkapan Layar dari Instagram @Humas Polres Jember).

Criminalia

4 Pria Diamankan Polisi Saat Pesta Gay di Rumah Jember

Sunday, 15 Mar 2026 - 15:30 WIB