PDIP Jember Desak Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran

Monday, 2 March 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho. (Foto: Istimewa).

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho (Nuki), meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember segera mencairkan insentif guru ngaji sebelum Hari Raya Idulfitri.

Desakan ini muncul menyusul kabar bahwa pendataan terhadap 22.000 guru ngaji di mayoritas desa dan kelurahan di Kabupaten Jember telah rampung.

“Saat ini hanya tersisa 26 desa dari total 248 desa dan kelurahan yang belum menyelesaikan pendataan. Untuk rincian nama desanya, kami masih menunggu pembaruan data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra),” jelas Nuki usai Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi

Insentif senilai Rp1,5 juta per orang tersebut diharapkan menjadi “hadiah” bagi para guru ngaji di bulan Ramadan 2026 ini. Oleh karena itu, Nuki menekankan pentingnya transparansi dalam proses pendataan.

“Kami menyarankan agar hasil pendataan dipampang di media publikasi kantor desa atau kelurahan setempat,” ujarnya.

“Transparansi ini penting untuk memastikan anggaran sebesar Rp46 miliar dalam APBD 2026 benar-benar tepat sasaran,” paparnya.

Baca Juga :  PSI Jember Tegaskan Kantor Baru Hasil Gotong Royong Kader, Tak Gunakan Aset Pemkab

Sebagai informasi, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran sebesar Rp 46 miliar untuk kebutuhan insentif 22.000 guru ngaji, guru kitab suci non muslim, dan mudin, 3.000 marbot, 2.000 ketua pengajian Muslimah.

Dan untuk tahun 2026 ini data yang disampaikan Kepala Bagian Kesra Pemkab Jember, Nurul Haifd Yasin 22.000 guru ngaji, 44 persen nama baru serta 40 persennya dipenuhi oleh guru ngaji kitab suci non muslim.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang
Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember
Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya
Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli
Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Baca Lainnya

Saturday, 5 September 2026 - 17:01 WIB

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Saturday, 5 September 2026 - 13:57 WIB

Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Friday, 4 September 2026 - 19:32 WIB

Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Thursday, 3 September 2026 - 15:07 WIB

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading