Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media

Wednesday, 15 April 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader NasDem  Jember saat menggelar aksi damai soal pemberitaan Majalah Tempo (Foto: Sigit/Frensia).

Kader NasDem Jember saat menggelar aksi damai soal pemberitaan Majalah Tempo (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Kader Restorasi Jember menggelar aksi damai. Terkait laporan utama dan sampul Majalah Tempo edisii 12 April 2026.

Pihak aliansi menilai pemberitaan tersebut mendiskreditkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, serta institusi partai. Narasi dalam laporan tersebut dianggap sebagai framing upaya pelecehan sistematis yang merendahkan martabat pimpinan partai.

“Penggunaan judul ‘PT NasDem Indonesia Raya TBK’ pada sampul majalah adalah upaya framing yang sengaja memosisikan partai politik sebagai lembaga komersial,” kata koordinator aksi, Kholilur Rahman, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga :  Kiprah Politik sang Gladiator

Dalam pernyataan sikapnya, para kader di Jember menyoroti tiga hal krusial terkait produk jurnalistik tersebut. Penggunaan judul PT NasDem Indonesia Raya TBK pada sampul majalah dianggap sengaja memosisikan partai politik sebagai entitas komersial.

“Selain itu, media nasional tersebut membangun narasi tanpa proses cross-check yang memadai kepada internal partai maupun Surya Paloh secara langsung. Isi laporannya, kami nilai cenderung menggiring opini publik yang pragmatis dan mengarah pada pembunuhan karakter (character assassination),” ujarnya.

Kendati menghargai kebebasan pers, Aliansi Kader Restorasi Jember menekankan bahwa produk jurnalistik harus profesional dan berimbang sesuai kode etik.

Baca Juga :  Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal

Massa melayangkan tuntutan agar Majalah Tempo segera meminta maaf secara terbuka.

“Kami menuntut Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan tertulis kepada Bapak Surya Paloh serta seluruh kader NasDem di Indonesia,” paparnya.

Dalam tuntutannya, massa aksi juga mendesak Dewan Pers untuk memberikan sanksi tegas. Termasuk opsi penonaktifan media terkait karena dinilai mencederai fungsi pers.

“Kami juga menuntut adanya proses hukum yang adil atas dugaan pelanggaran tersebut,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP
Komisi D DPRD Jember Indi Naidha Minta Dinsos Atasi Kebocoran Data Bansos

Baca Lainnya

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

Wednesday, 13 May 2026 - 16:05 WIB

BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat

Wednesday, 13 May 2026 - 15:59 WIB

Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat

TERBARU

Ilustrasi Ai untuk gambar Adakah Potensi Kasus Nadiem Diputus Bebas.

Opinia

Adakah Potensi (Kasus) Nadiem Diputus Bebas?

Friday, 15 May 2026 - 21:31 WIB

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP (Foto: Sigit/Frensia).

News

Pemuda di Jember Tewas Tersambar KA Sangkuriang

Wednesday, 13 May 2026 - 23:33 WIB