Senam Aerobik Sudah Rutin, Bagaimana Saat Puasa? Berikut Hasil Penelitian Yang Perlu Diperhatikan

Senin, 25 Maret 2024 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; Freepik

Ilustrasi, Sumber; Freepik

Frensia.id- Bagi orang yang memiliki rutinitas senam aeorebik, tentu khawatir saat memasuki bulan puasa. Pasalnya, asupan fisik menurun dan tentu akan menyebabkan perubahan pada kardiovaskular dan pernapasan.

Benarkah demikian? Sebenarnya telah ada penelitian yang mengkaji kasus ini. Salah satunya sebagaimana dibahas oleh dua paker asal Eropa, yakni, Ramadhan JM  dan Barac-Nieto M.

Penelitiannya berjudul, “Cardio-respiratory responses to moderately heavy aerobic exercise during the Ramadan fasts”. Sebenarnya telah terbit pada tahun 2000.

Penelitiannya dilakukan untuk menilai sejauh mana perubahan pada sistem kardiovaskular dan pernapasan terjadi selama bulan Ramadhan sebagai respons terhadap latihan fisik aerobik yang intens. Hal ini penting untuk memahami bagaimana puasa selama bulan Ramadhan mempengaruhi para atlet aerobik.

Baca Juga :  Ramadhan, Waktunya Ngaca Diri

Tujuan utama adalah memberikan rekomendasi penting bagi individu yang berpuasa untuk menjaga kesehatan kardiovaskular dan pernapasan mereka selama bulan Ramadhan, serta memastikan bahwa aktivitas aerobik dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh yang berpuasa.

Mereka meneliti 18 pria dewasa asal Kuwait dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah saat diuji dalam kondisi lingkungan yang stabil selama bulan Ramadhan. Pada saat itu dijelaskan suhu umumnya, netral seperti pada musim semi. Selain juga diuji selama satu bulan setelah bulan Ramadhan berakhir.

Setelah melakukan analisis yang mendalam, mereka menemukan bahwa ada perubahan hormonal yang berhubungan dengan dehidrasi atau puasa, konsumsi zat dengan sifat inotropi negatif.

Bahkan juga ditemukan ada perubahan dalam ritme sirkadian selama bulan Ramadhan. Hal demikian terjadi karena perubahan ringan dalam respons kardiorespirasi terhadap latihan fisik.

Baca Juga :  Sya'ban bulan Sholawat, Tiket Murah Menuju Rasulullah

Namun, seluruh perubuhan terjadi tidak secara negatif mempengaruhi kinerja fisik aerobik dengan intensitas sedang dan dalam kondisi termal yang netral selama bulan puasa.

Jadi, hal yang harus diperhatikan bagi para pencinta aerobik saat bulan puasa adalah tingkat dehidrasi dan intensitas latihannya. Dehidrasi harus diukur dan intenistasnya aeorebik maksimal tingkat sedang.

Adapun terkait dengan penurunan ventilasi selama melakukan aeorobik, hal ini diprediksi, sebagai indikasi terbatasnya kapasitas glikolitik. Yang demikian umumnya terjadi di akhir bulan puasa.

Reduced ventilation during exercise may reflect a limited glycolytic capacity by the end of Ramadan”, tulis keduanya, diakhir kesimpulan dalam penelitian telah terbit dalam EUROPE PMC.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Marak Pasien Kesulitan Berobat Gratis di Jember, Wabup Djoko Susanto: Bagaimanapun Keadaannya, Tugas Pemerintah Daerah Adalah Memperhatikan Kesejahteraan Masyarakat
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Senin, 17 Maret 2025 - 07:00 WIB

Marak Pasien Kesulitan Berobat Gratis di Jember, Wabup Djoko Susanto: Bagaimanapun Keadaannya, Tugas Pemerintah Daerah Adalah Memperhatikan Kesejahteraan Masyarakat

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB