Senator Rusia Sebut Barat Miliki Obsesi Kekuasaan seperti Roma Kuno

Friday, 20 September 2024 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Aleksey Pushkov Senator Rusia sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Aleksey Pushkov Senator Rusia sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Senator Rusia Aleksey Pushkov, Ketua Komisi Dewan Federasi untuk Kebijakan Informasi dan Interaksi dengan Media, menyebut Barat memiliki obsesi kekuasaan seperti halnya Romawi kuno.

Aleksey Pushkov mengkritik keras pandangan Barat terutama Amerika Serikat, yang sering menyamakan dirinya sebagai Roma Baru atau pewaris Kekaisaran Romawi.

Pernyataan Pushkov ini seperti tertulis dalam sebuah pesan yang diunggah di saluran Telegram pribadinya pada tanggal 19 September 2024.

Aleksey Pushkov mengungkapkan bahwa konsep universal yang sering dikaitkan dengan Kekaisaran Romawi oleh negara-negara Barat.

Konsep universal yang mencakup dominasi atas semua tanah di sekitar Mediterania dan wilayah-wilayah yang berdekatan, serta warisan hukum dan prinsip-prinsip demokrasi.

“Mereka juga menekankan warisan hukum Romawi, prinsip-prinsip demokrasi periode pra kekaisaran, dan capaian peradaban Romawi lainnya,” tulis Pushkov.

Menurutnya, banyak aspek gelap dari Roma Kuno yang sering diabaikan, termasuk komitmen terhadap kekerasan, obsesi patologis dengan kekuasaan, dan normalisasi pembunuhan sebagai alat untuk mencapai tujuan politik dan pribadi.

Baca Juga :  Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember

Senator Pushkov juga menggambarkan bagaimana elite Romawi Kuno seringkali memilih bunuh diri ketika kehilangan kekuasaan, sebuah fenomena yang tidak umum di peradaban lain seperti Yunani Kuno atau Mesir Kuno.

Kegilaan bunuh diri di kalangan elit penguasa, yang terjadi di Romawi kuno dari Julius Caesar hingga Nero, mungkin tidak ada bandingannya di negara lain, tulisnya.

Menurutnya, kebijakan dan sikap serupa mulai terlihat pada elit penguasa Barat modern, yang tampaknya memiliki obsesi terhadap hegemoni global, dan bersedia melakukan segala cara, termasuk mengorbankan rakyatnya sendiri, untuk mempertahankan kekuasaan tersebut.

Bagi elit penguasa Barat saat ini, bagian yang tidak dapat disangkal dari kode peradaban Barat ini telah berubah menjadi obsesi terhadap kekuatan global,” tegasnya pada tanggal 19/09/2024.

Baca Juga :  ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

Pernyataan Pushkov ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kritik terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, yang dianggap oleh beberapa kalangan sebagai neokolonialisme modern.

Komentar Pushkov dapat menambah ketegangan antara Rusia dan Barat, yang telah lama bersitegang terutama terkait dengan berbagai isu keamanan dan politik internasional.

Dalam pernyataannya, Pushkov juga menyinggung tentang perbandingan yang dibuat oleh mantan Menteri Luar Negeri AS James Baker pada pertengahan 1990-an, yang sejak saat itu telah menjadi pandangan yang semakin populer di kalangan ideolog Amerikanisme, khususnya setelah runtuhnya Uni Soviet.

Komentar ini sudah menimbulkan berbagai respons dari kalangan politisi dan analis internasional, dengan beberapa menganggapnya sebagai refleksi yang tajam terhadap kebijakan Barat.

Sementara respon yang lain menilainya sebagai sebuah hal yang memperdalam jurang pemisah antara Rusia dan Barat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Fraksi NasDem Setujui Rencana Pemkab Jember Utang Rp786 M, Tapi dengan Pembayaran Multiyears
Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan
Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember
Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027
Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim
ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember
Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni
Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare

Baca Lainnya

Wednesday, 12 August 2026 - 19:55 WIB

Fraksi NasDem Setujui Rencana Pemkab Jember Utang Rp786 M, Tapi dengan Pembayaran Multiyears

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WIB

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

Tuesday, 11 August 2026 - 19:26 WIB

Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027

Monday, 10 August 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim

Monday, 10 August 2026 - 16:30 WIB

ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading