Targetkan Satu Miliar Pohon Kelapa Dalam Sepuluh Tahun, RAKESA Siap Berkebun Satu Juta Kelapa di Tahun 2025

Minggu, 13 April 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bibir kelapa RAKESA yang siap dipanen (Sumber foto: Potongan video)

Bibir kelapa RAKESA yang siap dipanen (Sumber foto: Potongan video)

Frensia.Id- Raja Kebun Indonesia (RAKESA) memiliki target untuk menanam satu miliar pohon kelapa dalam sepuluh tahun. Tahun ini, mereka akan berkebun sebanyak satu juta pohon kelapa di Kabupaten Situbondo.

Owner Rakesa, HRM. Khalilur R Abdullah Saawy menyampaikan bahwa dalam sepuluh tahun, RAKESA memang merencanakan menanam pohon kelapa di seluruh Indonesia.

“Target kami dalam sepuluh tahun mampu menanam satu miliar pohon kelapa,” katanya, Minggu (13/04/2025).

Lebih lanjut kata pria yang akrab disapa Jhi Lilur ini, ada sekitar lima turunan usaha kelapa RAKESA. “Pertama ada VCO-Virgin Coconut Oil, minyak kelapa, gula merah, arang kelapa, serabut kelapa,” ujarnya.

Kata Jhi Lilur, untuk menyuplai bibir kelapa, RAKESA telah bekerjasama dengan pedagang bibit kelapa. Seribu bibit kelapa akan ditanam di area lima hektare di wilayah Situbondo.

“RAKESA sudah membeli seribu bibit kelapa yang akan ditanam di area lima hektare di dua desa Kecamatan Arjasa Situbondo,” paparnya.

Jhi Lilur menambahkan bahwa bulan depan, RAKESA akan menanam bibit kelapa yang sama di Sumenep. “RAKESA meyakini mampu membawa Indonesia menjadi pusat industri kelapa dunia,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Jember Muhammad Fawait Berikan Beasiswa Pendidikan ke Anak Guru Ngaji
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dzikir, Fikir dan Amal Sholeh: Pesan Rektor UIN KHAS Jember Pada Closing PBAK 2025
Legislator Gus Rivqy Minta Pemerintah Berantas Mafia Gula Rafinasi dan Perbaiki Tata Kelola
Rapat Paripurna Pemkab dan DPRD Banyuwangi Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif PBB
Kejari Periksa Wakil Ketua DPRD Jember Dugaan Kasus Korupsi Sosperda Rp 5,6 M
Parodi Anak SD Manggul Ghulu’en: Cerita dan Asa Tembakau Madura
Kejari Jember Mulai Periksa Bidik Tersangka Kasus Sosperda
Harjabo 206: Jalanan Bondowoso Disulap Jadi Panggung Budaya Pelajar
Fraksi PPP DPRD Jember Sebut Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Bisa Dongkrak Sektor Wisata-Ekonomi Lokal

Baca Lainnya

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:52 WIB

Dzikir, Fikir dan Amal Sholeh: Pesan Rektor UIN KHAS Jember Pada Closing PBAK 2025

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:20 WIB

Legislator Gus Rivqy Minta Pemerintah Berantas Mafia Gula Rafinasi dan Perbaiki Tata Kelola

Rabu, 20 Agustus 2025 - 22:25 WIB

Kejari Periksa Wakil Ketua DPRD Jember Dugaan Kasus Korupsi Sosperda Rp 5,6 M

Rabu, 20 Agustus 2025 - 05:32 WIB

Parodi Anak SD Manggul Ghulu’en: Cerita dan Asa Tembakau Madura

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:33 WIB

Kejari Jember Mulai Periksa Bidik Tersangka Kasus Sosperda

TERBARU

ilustrasi Gedung MK yang tampak retak, menggambarkan rapuhnya independensi lembaga penjaga konstitusi di tengah tekanan politik.

Opinia

“Jangan Menghantam DPR”: Retaknya Independensi MK

Jumat, 22 Agu 2025 - 10:40 WIB