Tegas! Jaringan Gusdurian Tidak Terlibat Politik Praktis

Thursday, 19 September 2024 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tegas! Jaringan Gusdurian Tidak Terlibat Politik Praktis(Sumber: Ilustrasi/Frensia)

Gambar Tegas! Jaringan Gusdurian Tidak Terlibat Politik Praktis(Sumber: Ilustrasi/Frensia)

Frensia.id- Tegas! jaringan Gusdirian soal keperpihakan di Pemilihan Umum Kepala Daerah. Jay Akhmad, Koordinator Seknas Jaringan Gusdurian menyatakan bahwa lembaganya berkomitmen untuk tidak terlibat dari politik praktis.

Selama ini jaringan Gusdurian dianggap dan dicatut berpihak ke salah satu kelompok dan tokoh politik. Hal tersebut menurutnya keliru.

Jay Akhmad mewakili jaringan Gusdurian menegaskan bahwa mereka tidak berpihak kepada calon politik manapun. Hal demikian dikemukakan dalam acara Gus Dur memorial lecture di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS).

“Sekarang hampir momentum Pilkada. Saya tegaskan, Jaringan Gusdurian tak terlibat politik praktis. Tidak ada urusannya dengan mendukung calon tertentu”, Pungkasnya.

Jika ada kelompok yang mengaku Gusdurian, kemudian mendukung calon tertentu. Jay Akhmad secara tegas dan menjamin bahwa kelompok tersebut bukan jaringan Gus Durian.

Baca Juga :  Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Jaringan Gusdurian berperan signifikan dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik selama momen Pilkada. Mereka aktif menjaga nilai-nilai fundamental demokrasi, seperti keadilan, transparansi, inklusivitas, dan partisipasi masyarakat.

Salah satu tugas utamanya adalah memastikan hak-hak warga, terutama kelompok marginal, terjamin selama proses pemilihan. Selain itu, mereka juga berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya demokrasi yang sehat, menghindari politik uang, dan memastikan pemilihan berlangsung secara jujur serta adil.

Dengan posisi tersebut, jaringan Gusdurian ini berusaha mencegah terjadinya kecurangan, memastikan suara rakyat didengar, dan menjaga keberlanjutan demokrasi yang berkualitas di Indonesia.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Berduka! Pakar Ilmu Komunikasi Islam Wafat

Tujuan jaringan Gusdurian baginya adalah untuk membumikan gagasan luhur sang tokoh bangsa. Ia mengapresiasi UIN Khas Jember yang telah bersedia bekerja sama untuk satu misi.

“Terima kasih untuk kemudian bekerjasama menyelenggarakan Gus Memorial Lecture,” ungkapnya.

Dinformasikan juga, UIN KHAS merupakan kampus ke enam yang menyelenggarakan Gus Dur Memorial Lecture. Walapun demikian, baginya acara di kampus yang ke enam tersebut sangat istimewa.

“Acara ini juga mempertemukan tokoh besar KH Ahmad Shiddiq dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)”, tambahnya.

Kedua tokoh yang disebutkannya, secara historis pernah bertemu 40 tahun yang lalu. Pada tahun 1984, KH Ahmad Shiddiq terpilih sebagai Syuriah dan Gus Dur sebagai Tanfidiyah Nahdlatul Ulama’.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tim Pemprov Jatim Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca-Banjir di Jember Pagi Ini
Kerja Senyap Bupati Jember Atasi Bencana, Tim Pemprov Jatim Langsung Tinjau Infrastruktur Rusak
Kunjungi Karsa City Lab, Anies Berharap Membantu Kemajuan Kota-Kota Di Indonesia
Sederet Strategi Bupati Fawait Tangani Angka Kemiskinan Ekstrem di Jember
Datang ke Jember, Wamendagri Bima Arya Dorong Desa di Jember Mandiri dan Optimalkan Insentif Pusat
Bupati Fawait Sebut Perputaran Ekonomi Harus Terjadi di Desa untuk Tekan Angka Kemiskinan di Jember
Respon Mitigasi Bencana, Gus Rivqy Dorong Pertamina Reaktivasi Depo BBM di Jember
Perkuat Pelayanan Publik, Imigrasi Jember Resmi Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBBM

Baca Lainnya

Sunday, 15 February 2026 - 20:00 WIB

Tim Pemprov Jatim Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca-Banjir di Jember Pagi Ini

Sunday, 15 February 2026 - 10:40 WIB

Kerja Senyap Bupati Jember Atasi Bencana, Tim Pemprov Jatim Langsung Tinjau Infrastruktur Rusak

Saturday, 14 February 2026 - 00:05 WIB

Kunjungi Karsa City Lab, Anies Berharap Membantu Kemajuan Kota-Kota Di Indonesia

Friday, 13 February 2026 - 16:14 WIB

Sederet Strategi Bupati Fawait Tangani Angka Kemiskinan Ekstrem di Jember

Friday, 13 February 2026 - 12:59 WIB

Datang ke Jember, Wamendagri Bima Arya Dorong Desa di Jember Mandiri dan Optimalkan Insentif Pusat

TERBARU

Foto: Istimewa. Gambar Telur Puyuh Ditimbang di Salah Satu SPPG

Regionalia

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Monday, 16 Feb 2026 - 21:48 WIB

Foto: Istimewa. Salah satu lokasi terdampak banjir.

Regionalia

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Sunday, 15 Feb 2026 - 15:09 WIB