Tether dengan 50 Orang Berhasil Salip Keuntungan BlackRock Meski Miliki 19.800 Karyawan

Sunday, 22 September 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tether ungguli keuntungan BlacRock - Discord/Academicrypto

Tether ungguli keuntungan BlacRock - Discord/Academicrypto

Frensia.id – Tether Limited, perusahaan penyedia stablecoin terbesar di dunia, tahun lalu berhasil mencatat keuntungan US$6,2 miliar atau setara Rp93 triliun. 

Dikutip dari saluran investasi Akademi Crypto, angka ini 12% lebih besar dibandingkan BlackRock, perusahaan manajer investasi dunia, sebesar US$5,5 miliar atau setara Rp83 triliun.

Menariknya, keuntungan sebesar itu diperoleh dari total asset under management (AUM) atau total dana kelolaan sebesar US$119 miliar. 

Artinya, Tether berhasil membukukan keuntungan 5% dari total dana kelolaannya dengan total karyawan yang diperkirakan hanya sebanyak 50 orang.

Baca Juga :  Wina Terpilih dalam Proyek Pemasangan Patung Satoshi Nakamoto

Di lain sisi, BlackRock yang sudah berdiri sejak 1988 ‘hanya’ menghasilkan 0,05% dari total dana kelolaannya. 

Padahal, jumlah karyawan BlackRock diketahui mencapai belasan ribu orang di seluruh dunia, atau tepatnya 19.800 karyawan.

Yang membedakan keduanya, Tether memperoleh sebagian besar keuntungan dari bunga simpanan seperti Obligasi Pemerintah AS untuk mendukung stablecoin, Tether (USDT). 

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Dengan demikian, jika suku bunga mengalami kenaikan seperti saat ini maka Tether turut kecipratan untungnya.

Sementara BlackRock mengandalkan biaya manajemen aset yang berkisar 0,1%-1%. 

Walau BlackRock mengelola dana yang cukup besar, namun biaya pemeliharaan dan operasional aset tersebut dinilai cukup tinggi sehingga menghasilkan profit yang ‘sedikit’.

Sebagai informasi, tahun ini belum usai namun Tether sudah melaporkan keuntungan pada sebesar US$5,2 miliar pada Juli lalu.  (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Satgas Pangan Polres Jember Cek Harga Beras di Pasar Tanjung hingga Ritel Modern
BRI Jember Perkuat Pelayanan ke Masyarakat melalui Sinergi Bersama TNI
Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir
OJK Jember Dorong Perbankan Buka Kantor Cabang di Tempat Wisata Lumajang, Dekatkan Layanan Money Changer
OJK Jember Siap Kolaborasi dengan Pemkab Lumajang Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Wina Terpilih dalam Proyek Pemasangan Patung Satoshi Nakamoto
Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000
BRI Cabang Jember Sapa Nabasah saat Rayakan Hari Pelanggan Nasional

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 18:08 WIB

Satgas Pangan Polres Jember Cek Harga Beras di Pasar Tanjung hingga Ritel Modern

Tuesday, 27 October 2026 - 12:15 WIB

BRI Jember Perkuat Pelayanan ke Masyarakat melalui Sinergi Bersama TNI

Thursday, 22 October 2026 - 10:33 WIB

Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir

Tuesday, 20 October 2026 - 14:04 WIB

OJK Jember Dorong Perbankan Buka Kantor Cabang di Tempat Wisata Lumajang, Dekatkan Layanan Money Changer

Monday, 19 October 2026 - 23:50 WIB

OJK Jember Siap Kolaborasi dengan Pemkab Lumajang Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

TERBARU

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Republik Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, saat ditemui pimpinan dekanat, setelah menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung FTIK.(Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Mahasiswa FTIK UIN KHAS Demo Tuntut Perlindungan Mahasiswa PLP

Friday, 30 Oct 2026 - 15:22 WIB

Gambar Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Thursday, 29 Oct 2026 - 21:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading