Vladimir Putin Kritik NATO dan Peranannya di Asia Jelang KTT BRICS

Saturday, 19 October 2024 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar

Ilustrasi gambar "Vladimir Putin Kritik NATO dan Peranannya di Asia Jelang KTT BRICS" sumber edit by Frensia

Frensia.id – Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali melontarkan kritik tajam terhadap NATO dan peranannya di Asia dalam sambutannya menjelang Kerjasama Tingkat Tinggi BRICS.

Hal ini sebagaimana jawaban atas pertanyaan pimpinan agensi media terkemuka di Moskow pada tanggal 18 Oktober 2024.

Putin mengungkapkan kekhawatirannya atas tindakan provokatif NATO yang dianggapnya telah memperkeruh situasi di Asia, terutama terkait ketegangan di kawasan Taiwan.

Dalam pernyataannya, Putin mempertanyakan motif di balik keterlibatan NATO dalam urusan Asia.

“Saya kerap mempertanyakan motif di balik tindakan provokatif di berbagai kawasan lain di dunia, khususnya yang terjadi di sekitar Taiwan. Mengapa hal itu terjadi? Saya benar-benar tidak mengerti,” tegas Putin.

Putin juga menyoroti upaya NATO yang menarik negara-negara Eropa ke dalam dinamika Asia melalui aliansinya, tanpa mempertimbangkan dampak terhadap hubungan antara Eropa dan Tiongkok.

Baca Juga :  Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

“Faktanya, NATO sedang menarik negara-negara Eropa ke Asia melalui dirinya sendiri. Tidak seorang pun tampaknya mempertimbangkan apakah orang Eropa ingin membahayakan hubungan mereka dengan Tiongkok dengan terlibat dalam urusan Asia melalui NATO,” tambahnya.

Menurut Putin, ketegangan di kawasan Asia juga didorong oleh peran sekutu-sekutu NATO seperti Jepang, Australia, dan Selandia Baru yang semakin meningkatkan eskalasi militer.

“Sekutu mereka, Jepang, Australia, dan Selandia Baru, terdorong untuk bertindak, ketegangan meningkat karena persenjataan serius dikerahkan yang menimbulkan ancaman bagi negara-negara di kawasan, termasuk Tiongkok dan Rusia.”

Meski mengkritik keras langkah NATO, Putin menegaskan bahwa Rusia tetap mengamati situasi ini dengan saksama, tetapi tidak akan ikut campur dalam urusan internasional lain yang tidak langsung menyangkut kepentingan mereka.

Baca Juga :  Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

“Kami memantau situasi ini dengan saksama. Tentu saja kami tidak ikut campur, sebagaimana halnya pada masalah-masalah lain, seperti halnya masalah antara Ethiopia dan Mesir,” ujarnya.

Namun demikian, Putin kembali menegaskan komitmen Rusia terhadap kemitraan strategis dengan Tiongkok.

“Kami dengan tegas menganggap Tiongkok sebagai mitra strategis dan sekutu kami,” tegas Putin pada tanggal 18/10/2024.

Pernyataan ini menegaskan sikap tegas Rusia dalam menjaga stabilitas di kawasan Asia, terutama di tengah meningkatnya ketegangan akibat campur tangan aliansi militer barat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU

Foto: Istimewa. Gambar Telur Puyuh Ditimbang di Salah Satu SPPG

Regionalia

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Monday, 16 Feb 2026 - 21:48 WIB

Foto: Istimewa. Salah satu lokasi terdampak banjir.

Regionalia

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Sunday, 15 Feb 2026 - 15:09 WIB