Frensia.id- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diragukan untuk lolos parlemen. Namun, Wakil Ketuanya, Andi Budiman, mengaku mendapat bocoran bahwa hasil survei partai 4,4. Jadi ia sangat optimis dapat melebih anjang batas minimal yang ditentukan untuk lolos parlemen.
Andi Budiman memberikan penjelasan bahwa kesalahan manusia dalam menghitung suara adalah hal yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, PSI dengan sungguh-sungguh memantau dan mengawal proses penghitungan suara sebagai tanggung jawab yang diberikan oleh rakyat.
Ia mengaku mendapat bocoran bahwa sebenarnya hasil survei PSI telah melebihi minum suara lolos parlemen.
“Kami mendapatkan bocoran mengenai hasil tersebut. Itu posisi PSI di 4,4“, ujarnya dalam Podcast yang ada pada channel Youtube @sulfan lindan unpacking.
Bocoran tersebut bisa benar, sebab ada logika margin of error. Hasil quick count umumnya selisih 1-1,5 persen dengan real count.
Ia menyebutkan bahwa jika SMRC, 2,85%. di LSI adalah 2,9, dan di Charta Politika sebanyak 2,95%. Maka, tidak menutup kemungkinan PSI sebenarnya real countnya sampai melebihi ambang batas minimal lolos parlemen.
Alasanyan, margin of error yang berjumlah 1-1,5, umumnya terjadi pada real count yang akan lebih tinggi dari quick count.
“Biasanya pasti ke atas, enggak mungkin ke bawah dari margin of error”, tambahnya memberikan pertimbangan rasionalnya.
Berdasarkan pertimbangan dan asumsi tersebut, Andi meyakini PSI akan lolos. Untuk itu yang penting, seluruh kader PSI mengontrol suara secara serius.
“Kita cukup optimis, peluang ke senayan itu cukup terbuka“, tegasnya.
Ia sebenarnya mengakui bahwa Banwaslu dan KPU telah bekerja serius. Namun sebagai manusia, tetapi bisa kemungkinan terjadi kesalahan.
Bahkan dirinya juga mengungkap salah satu bukti kesalahannya.
“Di dapil saya, TPS 29 itu. Suara saya itu ada 10. Tapi ditulisnya 0. Itu mungkin karena petugasnya capek“, ceritanya.
Pada kasus tersebut, PSI dianggap beruntung. Ada para saksi dari partainya, yang memprotes.
Akhirnya, terbukti dan protes dikabulkan. Kasus ini disaksikan langsung bahkan bukti kesepakatannya ditandatangani langsung oleh partai yang lain.