Yang Pakai Aplikasi Dana, Berbanggalah!

Wednesday, 24 January 2024 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi dana

Aplikasi dana

Frensia.id/24/01/2024. Siapapun anda, yang pakai aplikasi dompet dana pantas berbangga diri. Sebab, pilihan sudah tepat. Pasalnya, aplikasi ini menjadi salah satu platform buatan Indenesia yang masuk dalam World Economic Forum’s Unicorn Community.

World Economic Forum’s Unicorn Community adalah komunitas yang terdiri dari perusahaan-perusahaan terkemuka dengan pertumbuhan ekonominya yang pesat. Seluruh anggotanya umumnya memiliki misi dan nilai lebih dari $ 1 Miliar.

Dompet Dana menjadi salah satu perusahaan teknologi yang mewakili Indonesia. Perannya dalam komunitas tersebut adalah menjadi panelis yang berhak memberikan masukan pada penelitian ‘The Future of Worldwide Fintech’ pada Konferensi Pers di Davos, Swiss.

Baca Juga :  Intervensi Harga Pangan, Pertamina Gelar Pasar Murah Sembako Rp 30 Ribu di Jember

Acara konferensi yang diadakan fokus pada upaya pengembangan teknologi keuangan global. Hal demikian juga dilakukan guna menindak lanjuti hasil penelitian nelitian yang diluncurkan oleh World Economic Forum dan Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF) di University of Cambridge Judge Business School.

Dilansir dari Medcom.Id, Vince Iswara, CEO & Co-Founder Dana Indonesia, tidak menyianyiakan kesempatan ini. Ia memaparkan konsep besar pengembangan TekFin di Indonesia dan bahkan asia tenggara. Seluruh tantangan serta peluang kolaborasi industri baik dengan Pemerintah, Regulator, hingga sektor publik maupun swasta, sangat penting dalam mendukung FinTek global.

Baca Juga :  Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

Melalui forum itu juga, Dompet Dana ikut mengambil komitmen untuk terus melakukan peningkatan kualitas layanan. Sasara utamanya, tentu untuk mengakomodir kebutuhan harian dan gaya hidup keuangan masyarakat Indonesia. Selain itu, juga ditegaskan ke depan, akan ada upaya peningkatan UMKM melalui terwujdunya sistem pembayaran dan layanan keuangan digital terbuka. Jika perlu, berbasis interkoneksi antar state.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Politia

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 Jun 2026 - 20:40 WIB

Anggota Serikat Tani Independen (Sekti) Kabupaten Jember, saat foto bersama salah satu anggota Komisi A DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Thursday, 11 Jun 2026 - 17:23 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading