3 Rencana Politik Jokowi Yang Diungkap Gubernur Lemhanas

Thursday, 7 March 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gubernur Lemhanas (Sumber: Freepik)

Gambar Gubernur Lemhanas (Sumber: Freepik)

Frensia.id- Gubernur Lemhanas ke 17, Andi Widjoyanto mengungkap hal-hal penuh misteri dari tindakan politik Presiden Presiden Joko Widodo. Ternyata kejadian akhir-akhir dipandang sama dengan apa yang telah diniatkan oleh Jokowi.

Ada tiga hal penting yang direncanakan Jokowi jauh-jauh hari sebelum dia putra sulungnya maju sebagai wakil presiden. Adapun ketiganya adalah sebagaimana berikut ini;

Prabowo Pasti Menang

Kemenangan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024 telah diprediksi bahkan direncanakan secara matang oleh Presiden Jokowi. Jadi seluruh telah dipersiapkan secara matang.

Andi menceritakan bahwa dirinya dipanggil oleh Jokowi. Ia mengajak beberapa teman dekatnya bertemu dengan Presiden. Kala itu presiden mengungkapkan Prabowo akan memenangkan kontestasi presiden 2024.

PSI Masuk Parleman

Pada pertemuan dirinya Jokowi juga secara terang-terangan merencanakan masuk PSI di Parlemen. Hal demikian ini sesuai dengan fakta akhir-akhir ini, suara PSI merangkak naik menembus batas minimal suara partai untuk lolos di parlemen.

Baca Juga :  Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru

Menurutnya Jokowi telah merencanakan Partai yang diketuai putranya saat ini akan menguat. Jokowi telah menjamin hal tersebut sebelum pemilu 2024 berlangsung.

PDIP akan Turun

Hal yang sesuai dengan fakta politik baru-baru ini adalah melemah kekuatan PDIP dalam Pemilu 2024. Kondisi demikian telah direncanakan Jokowi sebelumnya.

Secara singkat, Andi berkata saat dalam podcast Political Show CNN Indonesia, “Prabowo pasti menang, PSI akan masuk parlemen, yang nomor 3 suara PDI Perjuangan akan turun. Itu yang dinyatakan oleh Pak Jokowi”.

Tiga ungkapan Jokowi ini yang membuat Andi terkejut. Sebab, setelah Jokowi selain mengungkap rencananya juga berpendapat dan seolah menantangnya. Presiden kala itu mengungkapkan bahwa jika PDIP menang melawan presiden, berarti hebat.

Baca Juga :  Bupati Fawait sebut UMKM Pahlawan Penyelamat Ekonomi Nasional

Faktanya saat ini PDIP kalah pada figur Jokowi. Namun Andi memang sejak awal dikenal sebagai orangnya Jokowi sebenarnya tidak suka dengan ungkapan tersebut.

“Saya nomor satunya, Prabowo menang, saya nggak terlalu masalah. PSI masuk parlemen saya juga nggak terlalu masalah. Tapi ketika Pak Jokowi mengatakan suara PDI Perjuangan turun, di situ saya masalah. Karena saya mengatakan loh bapak masih kader dalam hati ya. Bapak masih kader kenapa kemudian membuat rencana untuk menurunkan suara partai sendiri. Di situ kemudian ‘ya saya harus beda”, ungkapnya pada acara Podcast tersebut.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol
Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk
Tanggapan Bakesbangpol Jember Soal Isu Eks Pegawai Bolos Kerja 13 Hari Malah Naik Jabatan
“NU Kuat, Indonesia Kuat; NU Berkhidmat, Indonesia Bermartabat”, Pesan Prabowo di Muktamar ke-35 NU
Prabowo Ingin Kartu NU di Muktamar ke-35, Gus Yahya Disebut Masih “Berutang”
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo: “Saya Tidak Mengatur Ini Semua”
PSI Jember Tegaskan Kantor Baru Hasil Gotong Royong Kader, Tak Gunakan Aset Pemkab
Pertaruhkan Jabatan, Pimpinan DPR Janji RUU Perampasan Aset Diketok 15 Desember 2026
Tag :

Baca Lainnya

Friday, 28 August 2026 - 17:55 WIB

Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk

Friday, 28 August 2026 - 15:41 WIB

Tanggapan Bakesbangpol Jember Soal Isu Eks Pegawai Bolos Kerja 13 Hari Malah Naik Jabatan

Thursday, 27 August 2026 - 23:44 WIB

“NU Kuat, Indonesia Kuat; NU Berkhidmat, Indonesia Bermartabat”, Pesan Prabowo di Muktamar ke-35 NU

Thursday, 27 August 2026 - 23:26 WIB

Prabowo Ingin Kartu NU di Muktamar ke-35, Gus Yahya Disebut Masih “Berutang”

Thursday, 27 August 2026 - 23:16 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo: “Saya Tidak Mengatur Ini Semua”

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading