Modus Para Pencuri Pisang Menurut Cerita Petani, Bahkan Sampai Drama

Thursday, 15 August 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

buah pisang (sumber: pixabay)

buah pisang (sumber: pixabay)

Frensia.id- Pisang merupakan buah yang tergolong mudah untuk ditemukan di Indonesia. Buah yang memiliki batang lunak ini memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan mudah diberbagai tempat.

Selain jenisnya yang beraneka ragam, Pisang juga memiliki kemampuan adaptasi dengan lingkungan yang dianggap tidak terlalu membutuhkan perhatian khusus, mulai dari suhu dan kondisi tanah.

Hanya saja apabila ditempatkan di tanah yang mempunyai kualitas, maka pertumbuhan dan mutu buah akan semakin baik.

Faktor tersebutlah yang menjadikan buah pisang mudah untuk dijumpai. Selain itu, kebutuhan masyarakat akan olahan pisang juga menjadikan buah ini sebagai komoditas yang mudah untuk dipasarkan.

Dilihat dari proses pertumbuhan dan marketing yang relatif mudah, ternyata ada kisah yang kurang menarik dari para petani pisang.

Hampir seluruh petani pisang mempunyai pengalaman pernah dicuri. Barangkali semua jenis buah-buahan mempunyai nilai jual yang menggiurkan dan berpotensi untuk mengundang pencuri.

Akan tetapi, menurut beberapa kisah dari para petani, cara yang digunakan dalam mencuri pisang tergolong cukup profesional dan berkelas.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Buah yang harganya mulai dari kisaran belasan rupiah hingga bahkan ada yang mencapai diatas seratus ribu ini, mengundang pencuri dengan cara yang cukup dramatik.

Beberapa diantaranya adalah cerita dari Agus, warga yang berdomisili di kecamatan Umbulsari ini mewanti-wanti agar tidak membawa pedagang pisang masuk ke pekarangan sawah.

Menurutnya hal tersebut akan memberi peluang kepada mereka keesokan harinya untuk datang kembali tanpa adanya pemilik kebun.

Lebih lanjut keterangan dari bapak dua anak ini adalah bisa jadi pencuri yang berkedok sebagai pedagang ini akan masuk ke kebun dan apabila diketahui oleh warga lain yang tidak sengaja bertemu, maka ia akan bilang bahwa kemarin sempat melakukan transaksi, sehingga hari ini adalah waktunya untuk memotong. Padahal tidak pernah sama sekali.

Cerita ini ternyata selaras dengan kejadian yang menimpa ibu Siti, perempuan yang masih bertetangga dengan Agus. Pernah suatu hari saat berkunjung ke kebun miliknya ibu yang usianya sudah hampir berkepala lima ini memergoki seorang pedagang pisang sedang mencuri salah satu buah pisang miliknya.

Baca Juga :  3 Ekor Sapi Milik Warga Jember Nyaris Raib Dicuri Maling dalam Semalam

Anehnya, pencuri tersebut dengan santainya berkata,”saya sudah membeli pisang ini dari pemiliknya”, tanpa menyadari bahwa yang diajaknya bicara adalah si pemilik itu sendiri.

Ada pula yang melakukan pencurian setelah transaksi yang memang benar-benar dilakukan gagal. Sebagai buah yang biasa digunakan untuk slametan dalam suatu acara, pemilik terkadang juga menolak untuk menjualnya dengan alasan sebagaimana yang dimaksud.

Akhirnya nasib apes diterima oleh pemilik. Pencuri tidak peduli dengan alasan yang disampaikan, hingga akhirnya keesokan hari, pohon pisang tinggal batangnya dengan buah yang telah raib. Tanpa ada bukti apapun yang ditinggalkan. Demikian kisah-kisah pencuri pisang beroperasi.

Pemilik memang menyesalkan buah yang dinantikan selama beberapa bulan untuk bisa dipanen, akan tetapi mereka menyadari untung tidak bisa dipaksakan hanya saja keesokan harinya akan lebih waspada, salah satunya adalah dengan cara apabila buah sudah bisa untuk dipetik, maka batang akan langsung dipangkas. Daripada keduluan pencuri.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara
Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember
Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas
Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan
Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa
Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu
Siswi SMP di Jember Setahun Jadi Korban Kejahatan Seksual Ayah Tiri Saat Ibu Jadi TKW
Mobil Honda Brio Warga Jember Dirampas Debt Collector Saat Makan di Rest Area

Baca Lainnya

Wednesday, 28 January 2026 - 12:37 WIB

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 January 2026 - 12:31 WIB

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Monday, 26 January 2026 - 16:06 WIB

Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas

Tuesday, 20 January 2026 - 22:30 WIB

Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan

Saturday, 17 January 2026 - 19:16 WIB

Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

16 Wilayah Kabupaten Jember Diterjang Banjir, 2 Titik Longsor

Wednesday, 28 Jan 2026 - 23:07 WIB

Genangan air membanjiri di salah satu wilayah depan rumah warga Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

News

Banjir di Jember Sasar Rumah Warga dan Sebabkan Motor Mogok

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:30 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Criminalia

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:37 WIB

Foto: Istimewa.

Criminalia

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:31 WIB