Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Wednesday, 28 January 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Polisi memeriksa Suharjo, saksi kunci kasus pembacokan maut di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember. Suharjo, yang menjabat sebagai Ketua RW setempat, menyaksikan langsung saat Buradi (68) membacok tetangganya, Sumarsono (52), menggunakan sabit di Dusun Krajan II pada Senin (26/1/2026).

Mediasi yang Terlambat

Suharjo mengungkapkan bahwa sehari sebelum insiden berdarah itu, tepatnya Sabtu (24/1/2026), tersangka dan korban sempat bersitegang akibat sengketa batas tanah. Namun, perselisihan tersebut sempat berhasil dilerai.

“Rencananya mau dimediasi di kantor desa. Namun, belum sempat mediasi dilakukan, pagi-pagi sudah terjadi peristiwa itu (pembunuhan),” katanya, Rabu (28/1/2026).

Suharjo mengingat jelas momen mencekam tersebut. Korban berteriak minta tolong dengan wajah penuh ketakutan saat dikejar oleh pelaku yang membawa senjata tajam.

“Pelaku tetap bersikeras membacok sambil berteriak, ‘pateen mbik engkok’ (mati sama saya). Sementara korban terus meminta tolong di rumah saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat pelaku mendatangi korban yang sedang menyapu halaman rumah. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang bahu kanan korban.

“Korban lari berputar ke arah selatan menuju rumah saya untuk meminta tolong. Saya sempat mencoba melerai dan menangkis sabetan sabit pelaku menggunakan sapu,” jelas Suharjo.

Namun, tersangka tetap beringas mengejar korban. Meski Suharjo sudah berusaha menghalangi, pelaku berhasil menjangkau korban.

“Korban berada di belakang saya, sedangkan pelaku di depan saya. Saat korban berusaha lari lagi, pelaku membacok bagian perutnya hingga mengalami luka robek yang parah,” tambahnya.

Melihat kejadian itu, warga sekitar berdatangan untuk melerai. Setelah melancarkan aksinya, pelaku menyerahkan diri kepada warga, sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit.

Motif Sengketa Lapak dan Batas Tanah

Ironisnya, Suharjo mengungkapkan bahwa kedua belah pihak masih memiliki hubungan saudara. Istri korban merupakan keponakan dari istri pelaku.

Baca Juga :  Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah

“Istri mereka itu sepupu dua kali, dan tempat tinggal mereka pun berdekatan,” paparnya.

Konflik antara keduanya disinyalir sudah mengakar sejak dua tahun lalu, dipicu oleh perebutan hak pengelolaan lapak di Pasar Sapi Mayang dan Glagahwero.

“Dulu istri korban kecelakaan, sehingga lapaknya dipinjamkan ke istri pelaku. Saat ingin diambil alih kembali, pelaku meminta uang ganti rugi biaya renovasi. Korban menolak karena merasa sudah memberikan modal awal. Sejak itulah konflik bermula,” terangnya.

Ketegangan memuncak pada Sabtu (24/1/2026) ketika pelaku merusak genteng rumah korban dengan kayu. Alih-alih memperbaiki, pelaku justru merusak lebih banyak genteng dan menuntut pengukuran ulang batas tanah hingga berujung pada aksi pembacokan.

Sebagai informasi, saat ini, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 467 ayat 3 dan/atau Pasal 458 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Tahun 2023 tentang penganiayaan berat dan pembunuhan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemuda di Jember Bunuh Teman Gegara di Bully Ternyata Punya Dendam Sejak SD
Polres Jember Gulung Jaringan Narkoba Antar-Pulau, Sabu-Ekstasi Senilai Ratusan Juta Disita!
Pemuda di Jember Bunuh Temannya di Rumah Kosong Gegara Sakit Hati Sering Dibully
Viral Maling Motor di Bangsalsari Jember Ditangkap, Kaki Ditembak Polisi
2 Bocah di Jember Dipolisikan Gegara Curi Brankas Berisi Rp 14 Juta
Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi
Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD
Kronologi Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar saat Kerja TKW

Baca Lainnya

Friday, 12 June 2026 - 19:24 WIB

Pemuda di Jember Bunuh Teman Gegara di Bully Ternyata Punya Dendam Sejak SD

Friday, 12 June 2026 - 19:18 WIB

Polres Jember Gulung Jaringan Narkoba Antar-Pulau, Sabu-Ekstasi Senilai Ratusan Juta Disita!

Wednesday, 10 June 2026 - 13:46 WIB

Pemuda di Jember Bunuh Temannya di Rumah Kosong Gegara Sakit Hati Sering Dibully

Monday, 8 June 2026 - 14:56 WIB

Viral Maling Motor di Bangsalsari Jember Ditangkap, Kaki Ditembak Polisi

Sunday, 7 June 2026 - 20:38 WIB

2 Bocah di Jember Dipolisikan Gegara Curi Brankas Berisi Rp 14 Juta

TERBARU

Salah satu Koodinator Lapangan (Korlap) aksi saat melakukan orasi di depan gedung DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

News

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

Saturday, 20 Jun 2026 - 14:13 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading