Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu

Saturday, 17 January 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu (Foto: Pixabay).

Ilustrasi Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu (Foto: Pixabay).

Frensia.Id– Pendamping hukum SL (siswi SMP korban kekerasan seksual oleh ayah tirinya), Silva Dwi Lestari, menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak boleh berhenti pada proses hukum semata.

Fokus utama saat ini, pemulihan psikologis dan pemenuhan hak pendidikan korban yang kini tengah terguncang.

Sebagai siswi kelas akhir, SL berada di masa krusial untuk melanjutkan pendidikan. Namun, trauma mendalam membuatnya enggan untuk kembali ke sekolah.

“Kami terus memberikan pendampingan intensif. Jangan sampai peristiwa kelam ini merampas hak-hak korban. Dia masih anak-anak, masa depannya masih sangat panjang. Kami tidak ingin ia patah semangat,” kata Silva, Sabtu (17/1/2026).

Silva dan timnya berupaya keras memulihkan mental SL yang saat ini sangat rapuh. Kondisi ini diperparah oleh adanya pihak dari lingkaran terdekat yang justru menyalahkan korban atas musibah yang menimpanya.

Baca Juga :  Tempat Berburu Bunga Anggrek di Jember! Ratusan Varietas Unggul Bahkan Ada Yang Langka

“Sangat miris, di saat ia butuh dukungan, ada orang terdekat yang justru menyalahkannya. Beruntung masih ada tantenya yang peduli dan terus mendampingi,” ujarnya.

Dalam sesi pendampingan, SL sempat mengungkapkan keinginannya untuk menjadi dokter. Namun, rasa malu akibat perundungan atau stigma dari lingkungan sekolah menghambat langkahnya.

SL mengaku bersedia melanjutkan sekolah asalkan lokasinya jauh dari tempat tinggalnya saat ini. Menanggapi hal itu, Silva berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan SL.

“Korban masih trauma. Ia ingin sekolah, tapi harus jauh dari lingkungan sekarang karena merasa malu dengan teman-temannya yang mulai mengetahui kasus tersebut,” paparnya.

“Jika memang diperlukan, kami akan upayakan korban bersekolah di lokasi yang jauh dari jangkauan teman-teman lamanya demi menghilangkan trauma dan memberikan rasa aman,” tambahnya.

Baca Juga :  Dihadiri LPPM UIN KHAS, Griya Moderasi Agama KUA Kaliwates Jember Bahas Problema Implementasi Eco-theologi

Lebih jauh, Silva menyoroti fenomena kekerasan seksual terhadap anak di Jember yang dinilai cukup tinggi. Dia meminta agar pemerintah daerah untuk lebih proaktif melakukan intervensi nyata alias dengan membuat rumah aman bagi korban asusila.

“Kami berharap pemerintah hadir memberikan intervensi nyata. Kami sangat membutuhkan adanya Rumah Aman (Safe House) yang representatif bagi korban asusila seperti SL,” ungkapnya.

Menurut Silva, kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk menjamin perlindungan bagi anak-anak korban kekerasan. Terutama tempat perlindungan untuk memulihkan kondisi psikologis mereka.

“Saya yakin di luar sana masih banyak anak yang bernasib serupa dengan SL. Mereka butuh tempat perlindungan yang aman untuk memulihkan jiwa mereka,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M
Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada
Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember
2 Santri di Balung Jember Jadi Korban Pemukulan OTK Saat akan Jadi Imam Salat
Bawa Celurit saat Berburu Motor di Semboro Jember, Pria Asal Lumajang Terancam 7 Tahun Penjara
Viral Pria Asal Lumajang Hendak Curi Motor Diringkus Polisi Jember
Pria di Jember Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka
Pria di Jember Ditemukan Tewas Membengkak di Kamar Mandi

Baca Lainnya

Wednesday, 22 July 2026 - 19:06 WIB

Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M

Tuesday, 21 July 2026 - 19:40 WIB

Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada

Tuesday, 21 July 2026 - 15:17 WIB

Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember

Saturday, 18 July 2026 - 19:40 WIB

2 Santri di Balung Jember Jadi Korban Pemukulan OTK Saat akan Jadi Imam Salat

Wednesday, 8 July 2026 - 17:40 WIB

Bawa Celurit saat Berburu Motor di Semboro Jember, Pria Asal Lumajang Terancam 7 Tahun Penjara

TERBARU

Penampilan Novia Bachmid, saat membawakan lagu Tabola Bale di acara Jember Fashion Carnaval (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Lagu Tabola Bale Bergema di Panggung Hari ke-2 JFC 2026

Saturday, 25 Jul 2026 - 19:38 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading