Sergey Lavrov: Barat Bungkam Terkait Dugaan Pelanggaran Integritas Teritorial Rusia

Tuesday, 20 August 2024 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Sergey Lavrov Menteri Luar Negeri Rusia sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Sergey Lavrov Menteri Luar Negeri Rusia sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia menyampaikan tanggapannya terhadap sikap Barat yang dinilai bungkam terkait dugaan pelanggaran integritas teritorial Rusia.

Hal ini disampaikan Sergey Lavrov saat menjawab pertanyaan media dalam wawancara dengan saluran televisi Izvestia di Baku pada 19 Agustus 2024.

Sergey Lavrov menegaskan bahwa Barat selalu menyebarkan kebohongan dan pesan yang beragam terkait situasi di Ukraina.

“Mereka selalu menyebarkan kebohongan dan pesan yang beragam,” ucap Menteri Luar Negeri Rusia.

Lavrov menyoroti pernyataan dari sejumlah pejabat di Washington, London, dan beberapa ibu kota Eropa yang terkesan membiarkan Ukraina untuk memutuskan cara mempertahankan kedaulatannya.

“Pada saat yang sama, ada pula pejabat di Washington, London dan beberapa ibu kota Eropa lainnya yang mengatakan bahwa terserah kepada Ukraina untuk memutuskan cara mempertahankan kedaulatannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Ötzi! Mayat Pendaki Korban Pembunuhan, Telah Lama Difilmkan

Menurutnya Jerman lepas tangan atas senjata yang mereka kirimkan ke Ukraina dengan alasan yang tak masuk akal.

“Pikak Jerman mengatakan bahwa setelah mereka mengirim senjata ke Ukraina, Ukraina mengambil alih kepemilikan senjata tersebut, sehingga mereka tidak lagi terlibat dalam penggunaan senjata tersebut,” tegasnya.

Menurut Lavrov, sikap Barat yang semakin putus asa ini menunjukkan kegagalan Vladimir Zelensky dalam melaksanakan misinya sebagai pemimpin Ukraina.

“Hingga taraf tertentu, hal ini menunjukkan fakta bahwa Barat menjadi semakin putus asa, sementara Vladimir Zelensky gagal melaksanakan misinya,” ucap Lavrov pada 19/08/2024.

Baca Juga :  Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya

Ia juga menyampaikan bahwa para pemimpin Ukraina sendiri menjadi putus asa, dengan upaya untuk mencari pengganti mereka yang sudah dimulai.

“Hal ini juga membuat para pemimpin Ukraina putus asa dengan upaya yang sudah berlangsung untuk mencari pengganti mereka,” jelas Menteri Luar Negeri Rusia.

Lavrov juga menambahkan bahwa dukungan yang diberikan pada Zelensky baik dari media Jerman dan AS sudah ditarik.

“Media Jerman dan Amerika Serikat mulai menarik dukungannya terhadap Zelensky dengan menggambarkannya sebagai pecundang,” ujar Sergey Lavrov.

Lavrov menilai hal ini sebagai tanda bahwa Barat terus meragukan kemampuan Zelensky dalam menghadapi situasi di Ukraina.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial
Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli
Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember
Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin
Gandeng ITB dan PT DI, Imigrasi Inisiasi ‘Pagar Digital’ Pakai Drone untuk Jaga Perbatasan
Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Indonesia Gratis untuk Warga Jember
Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah
Gus Fawait Paparkan Program Pemkab Jember saat Temui Tokoh Agama dan Guru Ngaji di Sumberjambe

Baca Lainnya

Thursday, 9 July 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial

Thursday, 9 July 2026 - 21:05 WIB

Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Monday, 6 July 2026 - 18:16 WIB

Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember

Friday, 3 July 2026 - 17:57 WIB

Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin

Wednesday, 1 July 2026 - 20:26 WIB

Gandeng ITB dan PT DI, Imigrasi Inisiasi ‘Pagar Digital’ Pakai Drone untuk Jaga Perbatasan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading