Tangis Gunawan Muhammad, DPR Yang Melawan Konstitusi Harus Dibubarkan

Thursday, 22 August 2024 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tangis Gunawan Muhammad, DPR Yang Melawan Konstitusi Harus Dibubarkan (Sumber: Ilustrasi/Frensia)

Gambar Tangis Gunawan Muhammad, DPR Yang Melawan Konstitusi Harus Dibubarkan (Sumber: Ilustrasi/Frensia)

Frensia.id- Tangis Gunawan Muhammad  tak terhankan dalam pertemuannya, dengan perwakilan Mahkamah Konstitusi (MK) di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/8/2024).

Ia bersama sejumlah tokoh dan aktivis dari berbagai latar belakang, berkumpul dan menggelar aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. Aksi tersebut bertujuan untuk menunjukkan dukungan terhadap putusan MK yang menyangkut uji materiil tentang ambang batas pencalonan kepala daerah dan batas minimum usia calon kepala daerah.

Gerakan ini melibatkan beragam elemen masyarakat, mulai dari para guru besar, aktivis era ’98, akademisi, hingga mahasiswa, yang semuanya memiliki kegelisahan yang sama terhadap situasi politik tanah air.

Goenawan, yang dikenal sebagai seorang sastrawan senior dan pemikir publik, menyatakan bahwa kondisi demokrasi di Indonesia sedang berada dalam keadaan darurat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun

Menurutnya, ketidakpuasan ini bukan hanya dirasakan oleh sekelompok kecil masyarakat, tetapi telah menjadi keresahan kolektif yang melibatkan berbagai lapisan, dari dunia akademis hingga kaum muda.

Kehadiran Goenawan dan para aktivis disambut oleh Anggota Majelis Kehormatan MK (MKMK), Yuliandri, serta Jurubicara MK, Fajar Laksono. Dalam pertemuan tersebut, mereka berdiskusi mengenai pentingnya menjaga demokrasi dan memastikan bahwa proses pencalonan kepala daerah tetap inklusif dan adil.

“Semua bersepakat bahwa keadaan sedang genting,” ucapnya dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Bupati Fawait sebut UMKM Pahlawan Penyelamat Ekonomi Nasional

Wartawan senior tersebut tampak berusaha keras menahan emosinya. Saat mencoba melanjutkan penjelasannya, suaranya tertahan, dan ia terdiam sejenak.

Wajahnya mencerminkan kesedihan yang mendalam, sementara dia menghela napas panjang, seakan-akan mencoba menenangkan diri sebelum melanjutkan pernyataannya. Keheningan itu menandakan betapa beratnya perasaan yang sedang dia alami dalam momen tersebut.

“Ya kalau saya enggak menahan diri, saya bilang kita revolusi saja,” tuturnya.

Baginya revolusi amat mahal ongkosnya. Untuk itu, yang terpenting saat ini adalah Dewan legislatif yang terindikasi melawan konstitusi, harus dibubarkan.

“Tapi keadaan sudah keterlaluan. Sebenarnya DPR yang melawan konstitusi harus dibubarkan,” tandasnya dengan tegas.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina
Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia
Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang
Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember
Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

Baca Lainnya

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

Monday, 7 September 2026 - 02:12 WIB

Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia

Saturday, 5 September 2026 - 17:01 WIB

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Saturday, 5 September 2026 - 13:57 WIB

Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Friday, 4 September 2026 - 19:32 WIB

Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

TERBARU

Pemkab Jember saat bertemu pihak PT Pertamina Patra Niaga. (Foto: Istimewa).

Politia

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

Monday, 7 Sep 2026 - 18:15 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading