Pemerintah Filipina Garap Edukasi Crypto dan Blockchain untuk Generasi Muda 

Wednesday, 25 September 2024 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Filipina Masifkan Edukasi Crypto dan Blockchain untuk Pelajar dan Generasi Muda - Foto by Discord AC.

Pemerintah Filipina Masifkan Edukasi Crypto dan Blockchain untuk Pelajar dan Generasi Muda - Foto by Discord AC.

Frensia.id The Department of Science and Technology-Advanced Science and Technology Institute (DOST-ASTI), lembaga teknologi Pemerintah Filipina, memberikan generasi muda pengalaman langsung dengan mata uang crypto dan teknologi blockchain.

Menurut badan tersebut, operasional institusi publik dan swasta sedang menjajaki teknologi masa depan seperti artificial intelligence (AI) dan blockchain. 

Dikutip dari kanal resmi Discord Akademi Crypto, pemerintah Turki juga sedang memprioritaskan peran generasi muda untuk ikut andil dalam perubahan.

Baca Juga :  Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Maka dari itu, edukasi teknologi ini penting bagi anak muda karena berpotensi memberikan permintaan jumlah tenaga kerja yang tinggi.

“Forum ini bertujuan untuk menggugah generasi muda dengan potensi blockchain, mendorong mereka untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi sebagai alat yang ampuh untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan,” tulis pengumuman DOST-ASTI.

Baca Juga :  Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

Siswa yang berpartisipasi pada awalnya diperkenalkan dengan dasar-dasar teknologi blockchain, dan bagaimana blockchain diterapkan di berbagai vertikal bisnis. 

Industri tersebut termasuk layanan kesehatan, pemerintahan dan sektor publik, decentralized finance (DeFi), dan lain sebagainya. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia
Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia
Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah
Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel
Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri

Baca Lainnya

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Monday, 16 March 2026 - 13:07 WIB

Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia

Thursday, 5 March 2026 - 09:09 WIB

Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia

Wednesday, 4 March 2026 - 19:30 WIB

Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Tuesday, 3 March 2026 - 21:24 WIB

Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel

TERBARU

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Politia

Gus Fawait Jamin Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027

Wednesday, 8 Apr 2026 - 16:56 WIB