Frensia.id – Mahasiswi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember kembali meraih juara di ajang pencak silat dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IPSI Jawa Timur tahun 2026.
Kejurprov tersebut merupakan even rutin seleksi atlet silat tingkat provinsi untuk merebutkan tiket tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Pra PON yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, mulai dari 18 hingga 21 Mei 2026.
Nabila, mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember, angkatan 2023 memperoleh juara 3 atau medali perunggu dalam Kategori Tanding Kelas A dengan Berat Badan (BB) dari 45 hingga 50 Kg.
Adapun jumlah total peserta di kelas tandingnya sebanyak 24 atlet dari berbagai kabupaten di Jawa Timur.
Dalam ajang tersebut, Nabila yang merupakan delegasi dari pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mewakili Kabupaten Banyuwangi.
Selama mengikuti seleksi di ajang Kejurprov, Nabila selalu semangat berlatih. Dia tidak ingin mengulang kegagalan seperti di tahun sebelumnya.
“Kegagalan sebelumnya di pertandingan Porprov dan Pomprov, dimana saat Pomprov hanya selisih 2 poin,” kata Nabila saat dikonfirmasi, pada Senin (25/5/2026).
Meskipun demikian, menurut Nabila lawan yang sebenarnya paling sulit dia adalah dirinya sendiri.
“Lawan paling sulit adalah diri sendiri (melawan rasa malas),” tuturnya.
Nabila berpesan pada mahasiswa UIN KHAS Jember yang sedang aktif mengikuti pencak silat dan bela diri mulai dari Pagar Nusa, PSHT, Perisai Diri, Taekwondo, dan Tarung Derajat, dengan prestasi yang diraihnya bisa menjadi penyemangat.
“Terus berkembang dan berlatih lebih baik lagi. Tetap jaga kekompakan, sportivitas, dan jangan cepat puas dengan hasil yang sudah diraih,” ujarnya.
Dia juga berharap untuk atlet pencak silat UIN KHAS Jember ke depan bisa semakin banyak prestasi dan membawa nama baik kampus.
“Terus semangat, saling mendukung, dan tunjukkan bahwa kerja keras dan disiplin bisa membawa hasil yang membanggakan,” tegasnya.






