Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Sampaikan Pentingnya Etika saat Yudisium ke XXXI 2026

Monday, 6 July 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran para pimpinan dekanat Fakultas Syariah UIN KHAS Jember (Foto: Humas Fasya UIN KHAS).

Jajaran para pimpinan dekanat Fakultas Syariah UIN KHAS Jember (Foto: Humas Fasya UIN KHAS).

Frensia.id – Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Dr. Wildani Hefni, menekankan pentingnya etika kepada para mahasiswa ketika sudah menjadi alumni kampus.

Hal itu dia sampaikan saat sambutan dalam acara Yudisium ke XXXI di Ballroom Hotel Luminor, Jember, pada Senin (6/7/2026).

“Berikanlah kesan positif kepada teman, saudara, guru atau kepada siapapun tentang diri Anda,” tuturnya.

Menurut dia, para alumni bisa memperlihatkan sisi positif, sikap tidak sombong, dan tetap rendah hati di hadapan masyarakat.

“Tapi setidaknya rendah hati itu adalah Anda bisa menjaga etika, sopan-santun, tata krama, menjaga nilai-nilai berbasis ketimuran tentang ketaatan,” kata dia.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Dr. Wildan juga berpesan ketika seorang alumni sudah berkarir, diharapkan bisa menjaga nama baik almamater UIN KHAS Jember, khususnya Fakultas Syariah.

“Saya yakin dari sisi kapasitas keilmuan, Anda sudah bisa berkompetisi dengan lulusan-lulusan kampus yang lain. Tapi dari sisi akademik, sopan-santun, etika, saya sangat niatkan ini Anda adalah orang-orang yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengajak agar para alumni untuk tidak pernah lupa mengirimkan doa-doa terbaik kepada pimpinan UIN KHAS dan Fakultas Syariah.

Baca Juga :  Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

“Karena di situlah barangkali keberkahan bisa kita temukan. Tidak ada yang bisa menjamin tentang kesuksesan seseorang, kecuali mereka yang berikhtiar dengan dirinya sendiri,” tegasnya.

Kata Dr. Wildan ke depannya para alumni mempunyai peran agar memberikan masukan, kritik konstruktif untuk pengembangan Fakultas Syariah dan UIN KHAS Jember.

“Berikan informasi yang sifatnya substantif yang bisa dikembangkan oleh Fakultas Syariah. Karena kita semua sama-sama mencintai UIN KHAS sendiri. Walaupun, pada satu sisi setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

8 Guru Besar UIN KHAS Jember Resmi Jadi Pendaftar Bakal Calon Rektor
Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor
Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar
Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya
UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar
UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026
UIN KHAS Jember Kirim Surat Keberatan dan Dugaan Kecurangan Panitia PORSI JAWARA II 2026
Penanggung Jawab UIN KHAS Jember Minta Lomba LKTI Diulang, Pengumuman Pemenang Catut Logo Kampus

Baca Lainnya

Friday, 18 September 2026 - 23:07 WIB

8 Guru Besar UIN KHAS Jember Resmi Jadi Pendaftar Bakal Calon Rektor

Friday, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 September 2026 - 14:35 WIB

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Thursday, 17 September 2026 - 19:23 WIB

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Saturday, 12 September 2026 - 21:12 WIB

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading