FRENSIA.ID– Atmosfer kompetisi dan kreativitas kembali mewarnai kampus Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Fakultas Dakwah secara resmi kembali menggelar ajang bergengsi tahunannya, yakni Festival Olahraga, Seni, dan Karya Mahasiswa (FOSKMA) Tahun 2026 dengan skala yang lebih semarak.
Tak tanggung-tanggung, perhelatan akbar ini sukses menyedot animo luar biasa, diikuti oleh ratusan atlet dan peserta delegasi dari lima program studi di lingkungan Fakultas Dakwah. FOSKMA tidak sekadar menjelma sebagai rutinitas kampus, melainkan menjadi panggung utama bagi mahasiswa untuk unjuk kemampuan, memacu kreativitas, serta mengobarkan semangat berkompetisi yang sehat dalam berbagai bidang, mulai dari ketangkasan olahraga, keindahan seni, hingga inovasi karya intelektual.
Ketua Panitia FOSKMA 2026, Muhammad Farhan, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mencatat antusiasme mahasiswa sangat membludak, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 200 orang. Ratusan peserta tersebut siap bertarung di berbagai cabang perlombaan yang dirancang khusus untuk mengakomodasi keberagaman minat dan bakat mahasiswa era kini.
“FOSKMA tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan tahun kedua. Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti ratusan 200 atlet dan peserta dari lima program studi di Fakultas Dakwah. Tahun ini terdapat 10 cabang lomba yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menunjukkan prestasi, sekaligus mempererat kebersamaan antarmahasiswa,” ungkap Muhammad Farhan.
Untuk mewadahi energi besar tersebut, panitia membuka sepuluh cabang lomba yang dipertandingkan secara ketat namun tetap mengedepankan persaudaraan. Kesepuluh cabang tersebut meliputi lomba kaligrafi, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), tenis meja, badminton, mini soccer, pop solo, dai dan daiyah, film pendek, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta yang paling menarik perhatian tahun ini adalah cabang terbaru, yakni e-sport Mobile Legends.
Kehadiran Mobile Legends sebagai cabang lomba terbaru menjadi salah satu langkah adaptif panitia untuk menyesuaikan dinamika kegiatan kemahasiswaan dengan perkembangan minat generasi muda dan tren digital saat ini. Sementara itu, cabang-cabang seperti kaligrafi, MTQ, dai dan daiyah, serta pop solo tetap dipertahankan guna memberikan ruang pembinaan bagi mahasiswa dalam mengekspresikan nilai seni, kedalaman spiritualitas, dan kecakapan komunikasi dakwah. Di sisi lain, cabang LKTI dan film pendek turut memacu daya inovasi, mendorong kebiasaan berpikir kritis, serta melatih keterampilan produksi karya yang relevan dengan kebutuhan media masa kini.
Kemeriahan FOSKMA 2026 ini turut mendapat apresiasi penuh dari pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan rasa bangga atas dedikasi panitia dan semangat para peserta. Menurutnya, kegiatan kompetitif seperti FOSKMA tidak sekadar menjadi arena adu gengsi untuk memperebutkan medali, tetapi merupakan instrumen penting dari proses pendidikan mahasiswa di luar ruang kelas.
“Mahasiswa Fakultas Dakwah harus memiliki ruang yang luas untuk bertumbuh dan mengembangkan potensinya. Prestasi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan berkarya, berolahraga, berkomunikasi, membangun kreativitas, dan bekerja sama. FOSKMA menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenali potensi diri sekaligus belajar menghargai kemampuan orang lain,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Fawaizul Umam juga menegaskan bahwa esensi dari kompetisi adalah penempaan karakter. Ia berpesan agar semangat sportivitas, kedisiplinan, kejujuran, dan sikap saling menghormati antarsesama mahasiswa harus menjadi etika utama yang menyertai setiap pertandingan maupun perlombaan.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana mahasiswa berproses, belajar, dan membangun persaudaraan. Saya berharap FOSKMA melahirkan mahasiswa yang berprestasi, kreatif, berkarakter, serta mampu membawa nama baik Fakultas Dakwah di berbagai ajang kompetisi,” tambahnya.






