Khofifah Dulu Menang Karena Didukung Kekuatan Politik Lokal

Sunday, 10 November 2024 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Khofifah Dulu Menang Karena Didukung Kekuatan Politik Lokal. (Sumber: Grafis/Frensia)

Gambar Khofifah Dulu Menang Karena Didukung Kekuatan Politik Lokal. (Sumber: Grafis/Frensia)

Frensia.id- Khofifah Indar Parwansa yang saat ini mencalonkan kembali ternyata dulu dimenangkan oleh kekuatan politik lokal. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Arianti Kusnadi dan tim dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung mengungkap kekuatan besar yang membawa Khofifah meraih kemenangan sebagai Gubernur Jawa Timur.

Temuan mereka, yang diterbitkan pada tahun 2023, berupaya menganalisis secara menyeluruh dinamika kekuatan politik yang mendukung Khofifah. Salah satu faktor dominan adalah peran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), organisasi massa yang aktif dalam mendukung Khofifah, baik dalam mobilisasi massa di level akar rumput hingga konsolidasi pada level elite Nahdliyin.

Muslimat NU menunjukkan kekuatan organisasi yang solid dalam memastikan dukungan penuh bagi Khofifah. Dari kampanye di basis-basis pemilih tradisional hingga mempererat konsolidasi dengan jaringan elite, kontribusi mereka menjadi kunci dalam memastikan kemenangan Khofifah pada Pilgub 2018.

Baca Juga :  Komisi B DPRD Jember Soroti Insentif Pajak Petani yang Lahannya Masuk LP2B

Keberhasilan ini sekaligus membuktikan peran sentral Nahdliyin sebagai salah satu basis politik terbesar di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, menjelaskan bagaimana ormas Islam terbesar ini mampu membangun solidaritas yang kuat sebagai sumber kekuatan politik.

Selain dukungan dari NU, strategi “identity branding” Khofifah sebagai perempuan juga berperan penting dalam membangun citra politiknya.

Sebagai tokoh perempuan sukses, Khofifah mampu memanfaatkan identitas gendernya untuk menarik pemilih, terutama di kalangan perempuan dan kelompok masyarakat yang menginginkan representasi perempuan di pemerintahan.

Meskipun demikian, pencapaian ini tidak diraih dengan instan. Khofifah dikenal melakukan komunikasi politik yang masif dan terus-menerus, serta menjaga integritasnya sebagai politisi bersih, bebas dari catatan korupsi.

Baca Juga :  Fraksi NasDem Setujui Rencana Pemkab Jember Utang Rp786 M, Tapi dengan Pembayaran Multiyears

Rekam jejak yang bersih ini menjadi nilai tambah dalam mendongkrak elektabilitasnya, terutama di kalangan pemilih rasional yang mempertimbangkan moralitas dan rekam jejak sebagai faktor penting dalam menentukan pilihan.

Kombinasi kekuatan politik lokal melalui NU dan citra personal Khofifah menjadikannya figur yang tidak hanya kuat di basis massa tradisional, tetapi juga menarik bagi kalangan yang mencari pemimpin dengan rekam jejak yang dapat diandalkan.

Penelitian Arianti dan tim memberikan gambaran bahwa keberhasilan politik Khofifah adalah hasil dari sinergi kekuatan lokal yang solid, strategi branding yang efektif, serta integritas pribadi yang tidak diragukan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang
Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember
Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya
Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli
Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Baca Lainnya

Saturday, 5 September 2026 - 17:01 WIB

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Friday, 4 September 2026 - 19:32 WIB

Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Thursday, 3 September 2026 - 15:07 WIB

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

Wednesday, 2 September 2026 - 06:28 WIB

Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading