Frensia.id – Kiai Erfan Hidayatullah mengungkapkan Gus Farhan cocok untuk menggantikan Gus Miftah untuk menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pemeliharaan Sarana Keagamaan.
Hal ini sebagaimana penjelasan yang disampaikan Kiai Erfan Hidayatullah pada crew Frensia pada Jum’at, 06 November 2024.
Setelah pengunduran diri Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden, yang menurut presiden Prabowo pengunduran diri tersebut adalah langkah ksatria, saat ini jabatan tersebut kosong.
Presiden kini tengah mencari sosok pengganti yang tepat untuk mengisi posisi untuk mengantikan Gus Miftah.
Pengunduran diri Gus Miftah menuai perhatian publik setelah pernyataannya di media sosial menuai kontoversi.
Meski pernyataan tersebut diniatkan sebagai candaan, banyak netizen menilai ucapannya kurang pantas, sehingga memicu kritik luas.
Di tengah polemik ini, muncul dukungan dari berbagai pihak terhadap kandidat yang dianggap layak menggantikan Gus Miftah.
Salah satu dukungan datang dari Kiai Erfan Hidayatullah, M.Si., pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Huffadz Asembagus, Situbondo.
Ia menyatakan bahwa Gus Farhan adalah sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.
Menurut Kiai Erfan, Gus Farhan memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai.
“Gus Farhan pernah menjabat sebagai staf khusus Menpora. Dari sisi gerakan keagamaan, ia juga memiliki perhatian besar pada dunia sholawat. Hal ini terbukti dari pendirian Majelis Sholawat Arro’iyah Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Kiai Erfan menilai Gus Farhan memiliki jaringan pergaulan lintas agama yang luas.
“Gus Farhan tidak hanya dekat dengan tokoh-tokoh muslim, tetapi juga menjalin hubungan baik dengan tokoh lintas agama. Ini penting untuk mendukung kerukunan beragama di Indonesia,” tambahnya.
Kiai lulusan Magister Komunikasi Media Universitas Airlangga itu juga menjelaskan bahwa secara kapasitas keilmuan Gus Farhan tidak perlu dipertanyakan lagi kemampuannya.
“Beliau adalah alumni IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan juga seorang santri yang menguasai kitab kuning, salah satu khazanah penting di pesantren salaf,” tegasnya.
Dengan latar belakang tersebut, Kiai Erfan berharap Presiden Prabowo mempertimbangkan Gus Farhan sebagai kandidat pengganti.
“Saya yakin Gus Farhan dapat menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden dengan baik, terutama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia,” tuturnya pada Jumat 06/12/2024.
Kiai Erfan juga menambahkan bahwa sosok Gus Farhan memang tidak sepopuler Gus Miftah, namun ia yakin bahwa Gus Farhan akan pas dalam menjalankan amanah tersebut.
“Secara popularitas Gus Farhan memang tidak populer sebagai penceramah. Namun yang terpenting adalah paham isu-isu kerukunan beragama dan sarana prasarana keagamaan dalam konteks membangun negara,” tambahnya.
Dukungan dari berbagai pihak terhadap Gus Farhan menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan tokoh yang mampu menjalankan tugas ini dengan baik dan membawa pesan damai di tengah keberagaman Indonesia.