Belum Gajian, Puluhan Honorer Pemkab Jember Geruduk Kantor DPRD

Monday, 10 February 2025 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Honorer Pemkab Jember saat Temui Komisi A DPRD Jember

Guru Honorer Pemkab Jember saat Temui Komisi A DPRD Jember

Frensia.id – Para pegawai honorer Pemkab Jember mendatangi kantor DPRD Jember pada Senin (10/2/2025). Mereka menyampaikan aspirasinya kepada Komisi A terkait mengenai gaji yang belum cair dan status di Pemkab Jember yang masih belum jelas.

“Kami menggelar audiensi dengan Komisi A DPRD Jember terkait dengan tidak cairnya honor non-ASN karena tidak ada regulasi yang menaungi,” kata Koordinator pegawai honorer, Arjun Sutrisno Wibowo, Senin (10/2/2025).

Diketahui, para pegawai honorer itu terdampak Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam Pasal 66 UU tersebut, dinyatakan bahwa pegawai non-ASN atau nama lainnya wajib diselesaikan penataannya paling lambat Desember 2024.

Sejak UU ini mulai berlaku, instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau nama lainnya selain pegawai ASN.

Baca Juga :  Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

Menurut Arjun, sekitar 11.000 pegawai honorer di Pemkab Jember yang belum menerima gaji pada bulan Januari 2025. Lebih lanjut katanya, seharusnya gaji tersebut sudah cair pada Minggu pertama bulan Februari ini. Saat ini, mereka hanya menunggu untuk mendapatkan SK PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.

Kata Arjun, ia bersama honorer pegawai ASN lainnya dalam masa kekosongan status sejak masuk tahun 2025. Mereka tidak bisa disebut sebagai honorer karena dalam UU Nomor 20 Tahun 2023 sudah tidak ada lagi tenaga non-ASN.

pemerintah juga tidak bisa memaksakan diri untuk menggaji mereka tanpa adanya aturan yang jelas.

“Sejak masuk 2025, sudah tidak ada lagi tenaga non-ASN,” paparnya.

Baca Juga :  Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

“Karena posisi sekarang pemerintah tidak bisa menggaji dan tidak ada kepastian hingga saat ini, maka pemerintah tidak bisa mewajibkan untuk berdinas,” terangnya.

Kendati demikian, pegawai non-ASN itu tetap diminta untuk tetap mengisi absen di kantornya agar tidak dinilai putus kerja.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember, Budi Wicaksono secara terpisah, menyampaikan janjinya untuk memperjuangkan gaji para honorer itu agar segera dicairkan. Pihaknya akan mendatangi kantor Kemenpan RB bersama perwakilan pegawai non-ASN untuk menyampaikan aspirasinya.

“Salah satu poin yang akan kami sampaikan ke Kemenpan RB adalah terkait regulasi dan kejelasan nasib tenaga non-ASN yang tidak masuk database BKN,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi
DPRD Banyuwangi desak ASDP cari solusi Macet Berkepanjangan di Pelabuhan
Dihadiri LPPM UIN KHAS, Griya Moderasi Agama KUA Kaliwates Jember Bahas Problema Implementasi Eco-theologi
Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung
Jaring Generasi Muda, Polresta Banyuwangi Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026
Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan
Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno

Baca Lainnya

Friday, 26 June 2026 - 13:12 WIB

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Thursday, 25 June 2026 - 19:37 WIB

DPRD Banyuwangi desak ASDP cari solusi Macet Berkepanjangan di Pelabuhan

Wednesday, 24 June 2026 - 21:18 WIB

Dihadiri LPPM UIN KHAS, Griya Moderasi Agama KUA Kaliwates Jember Bahas Problema Implementasi Eco-theologi

Monday, 22 June 2026 - 17:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung

Monday, 22 June 2026 - 17:20 WIB

Jaring Generasi Muda, Polresta Banyuwangi Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026

TERBARU

Regionalia

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Friday, 26 Jun 2026 - 13:12 WIB

Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen saat sambutan di acra pengukuhan kepala OJK Jember (Foto: Fadli/Frensia).

News

OJK akan Luncurkan Aplikasi 157 untuk Cegah Scam

Friday, 26 Jun 2026 - 13:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading