Di Harlah 100 Tahun NU, Bupati Jember Minta Para Kiai Tak Segan Mengingatkan Jika Kinerjanya Melenceng

Sunday, 1 February 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FRENSIA.ID– Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-100 tahun atau satu abad menurut penanggalan masehi berlangsung khidmat dan meriah di Alun-Alun Jember, Minggu (01/02). Momentum bersejarah yang menandai satu abad perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia ini menjadi panggung penegasan komitmen sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama.

​Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan pidato sambutan yang menyentuh hati.

Dalam sambutannya, ia secara terbuka meminta para kiai dan ulama untuk terus mengawal kepemimpinannya di Kabupaten Jember.

​Gus Fawait menyadari bahwa memegang amanah sebagai pemimpin daerah memiliki tantangan yang besar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran kiai sebagai kontrol sosial dan moral bagi pemerintahannya.

Baca Juga :  Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

​”Mohon diingatkan Kiai, kalau dalam memerintah Kabupaten Jember ada hal yang kurang pas. Atau mungkin melenceng dari nilai-nilai ke-NU-an, dari nilai kesantrian. Kami mohon diingatkan,” ujar Gus Fawait dengan nada takzim di hadapan ribuan Nahdliyin yang memadati pusat kota.

​Pernyataan ini menegaskan posisi Gus Fawait yang tidak menempatkan diri semata-mata sebagai pejabat publik, melainkan sebagai bagian integral dari keluarga besar NU.

Ia menegaskan bahwa identitas santri dan kader NU adalah DNA yang melekat dalam dirinya, yang menjadi kompas dalam setiap kebijakan yang diambil.

​”Karena bagaimana pun, saya adalah kader NU, saya santri, saya lahir dari keluarga NU. Dan insyaallah saya siap berjuang bersama NU untuk mempertahankan NKRI,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Baca Juga :  Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

​Komitmen ini dinilai penting mengingat Jember merupakan salah satu basis kultural NU yang kuat. Sinergi antara pemerintah daerah dan struktur NU diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat yang berakhlakul karimah.

​Gus Fawait juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan NU dan penyelenggaraan acara serupa di masa depan. Melihat antusiasme warga Jember yang begitu luar biasa dalam memperingati satu abad NU versi masehi ini, ia yakin momentum tahun depan akan lebih semarak.

​”Insyaallah tahun depan lebih baik lagi,” tambahnya penuh harap.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat
Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Baca Lainnya

Thursday, 30 April 2026 - 07:58 WIB

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Tuesday, 31 March 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

TERBARU

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB