Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Migrant Care Jember menggelar diskusi publik yang menyoroti tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di dalam kampus, di Taman Kebangsaan Fakultas Hukum Universitas Jember (UNEJ), pada Jum’at (1/5/2026).

Agenda tersebut untuk menjelaskan modus baru TPPO yang berkedok magang kerja.

Koordinator Wilayah Migrant Care Jember, Bambang Teguh Karyanto, mengatakan bahwa TPPO dipicu karena lonjakan kebutuhan lapangan kerja dan peningkatan jumlah penduduk.

Bambang menyoroti kebijakan pemerintah terkait rencana adanya 19 juta lapangan kerja yang masih belum terealisasi.

“Maka dorongan untuk mencari sumber penghidupan di luar negeri menjadi pilihan,” kata Bambang.

Menurut Bambang, pemerintah mempunyai tanggungjawab sosial terkait masalah ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk hak para pekerja yang perlu dilindungi.

Baca Juga :  Hubungan NU dengan Kekuasaan, KH Zainil Ghulam: Mengontrol Penguasa

“Tidak hanya menempatkan para pencari kerja sebagai komoditas, tetapi sebagai manusia utuh dan memiliki hak asasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan dengan dibukanya kesempatan magang kerja oleh pemerintah, perlu ada kejelasan batas antara magang kerja dan bekerja profesional.

“Karena batas ini menjadi dasar bagi orang muda untuk mengenali perdagangan orang dan eksploitasi,” tuturnya.

Menurut Bambang, kasus perdagangan orang tidak hanya terjadi di lingkungan kampus.

TPPO juga masif menyasar para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Modus baru ini, banyak menyasar orang muda di berbagai lapisan. Jadi kerentanan ini juga lebih dekat, bisa di desa-desa, bahkan orang terdekat kita,” kata Bambang.

Baca Juga :  UMPTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN KHAS Jember akan Terima 1.761 Camaba

Sementara itu, Dina Tsalist Wildana, Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Jember, mengatakan modus baru TPPO yang menyasar mahasiswa karena tuntutan kemandirian finansial setelah kuliah.

“Kecemasan ini menyebabkan mahasiswa mudah menjadi korban perdagangan tenaga kerja,” ungkapnya.

Dina menegaskan bahwa kampus dalam menjalankan program magang, memiliki tanggungjawab untuk memastikan tempat magang aman dan tidak terjadi praktik eksploitasi.

Sebagaimana yang tercantum pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi, nomor 55 tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi.

“Perdagangan tenaga kerja umumnya berkamuflase dalam bentuk magang,” tegasnya.

Kata Dina, mahasiswa perlu memahami migrasi yang aman untuk bekerja, agar tidak masuk dalam perdagangan orang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta
Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian
Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara
Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Bukan Cuma Seremonial, Intip Uniknya MPLS Humanis di SDN Banjarsengon 02 Jember

Baca Lainnya

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

Tuesday, 28 July 2026 - 10:40 WIB

Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga

Monday, 27 July 2026 - 10:50 WIB

Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan

Wednesday, 22 July 2026 - 13:49 WIB

Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading