Bupati Jember Tegaskan Urus KTP-KK Tak Boleh Dipungut Biaya Sepeser Pun

Friday, 1 May 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menanyai warga soal urusan KTP-KK di kecamatan (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menanyai warga soal urusan KTP-KK di kecamatan (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan penegasan terkait standar pelayanan publik. Dirinya menyampaikan bahwa seluruh dokumen dasar kependudukan, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Merupakan hak rakyat yang tidak boleh dipungut biaya sepeser pun.

“Jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 yang menjamin bahwa pengurusan dokumen kependudukan sepenuhnya gratis,” katanya, Jum’at (1/5/2026).

Selanjutnya kata dia, kehadiran pemerintah untuk masyarakat islah untuk melayani. Bukan malah membebani, terutama terhadap pelayanan yang sudah jelas di aturan bahwa itu gratis.

“Masyarakat harus tahu bahwa pemerintah hadir untuk melayani, bukan membebani. Dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga surat keterangan domisili adalah gratis. Tidak ada alasan bagi petugas untuk meminta biaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gus Bupati Jember Luncurkan Mal Pelayanan Publik di 3 Kecamatan

Menurutnya, kepastian layanan gratis ini sangat penting agar warga dari kalangan menengah ke bawah tidak terhambat dalam mengakses jaminan sosial maupun kesehatan. Hanya karena kendala biaya administrasi.

“Namun, ada juga layanan tertentu yang memang bersifat khusus dan memiliki dasar hukum retribusi daerah,” paparnya.

Pemkab Jember, kata dia secara transparan membedakan layanan tersebut. Jika urusan Administrasi Kependudukan (Adminduk) seperti KTP dan KK dipastikan gratis, berbeda halnya dengan pengurusan yang berkaitan dengan aset dan tanah.

“Pengurusan akta jual beli atau hibah tanah melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) memang dikenakan biaya resmi sesuai PP No. 24 Tahun 2016 dan UU No. 1 Tahun 2022 tentang pajak daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wujudkan Visi Prabowo, Gus Fawait Kucurkan Anggaran Tani Terbesar dalam Sejarah Jember

“Kami ingin masyarakat cerdas. Jika mengurus KTP ditarik biaya, itu pungli. Tapi jika mengurus akta tanah atau pajak daerah, memang ada biaya resmi yang masuk ke kas negara atau daerah untuk pembangunan Jember kembali,” tambahnya.

Untuk memberantas oknum petugas yang nakal, pria yang karib disapa Gus Fawait itu telah menyediakan kanal pengaduan masyarakat yang mudah diakses bernama “Wadul Gus’e”. Pihaknya menjamin keamanan identitas warga yang berani melaporkan praktik pungli di lingkungan birokrasi Jember.

“Jangan takut melapor. Identitas pelapor kami lindungi. Saya ingin memastikan bahwa di masa kepemimpinan saya, Jember Baru adalah Jember yang bersih dari pungli,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

Wednesday, 13 May 2026 - 16:05 WIB

BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat

TERBARU

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB

Ilustrasi Ai untuk gambar Adakah Potensi Kasus Nadiem Diputus Bebas.

Opinia

Adakah Potensi (Kasus) Nadiem Diputus Bebas?

Friday, 15 May 2026 - 21:31 WIB