Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Saturday, 6 June 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Gus Fawait, saat agenda Pro Gus 'e di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Jember, Gus Fawait, saat agenda Pro Gus 'e di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa selama ini sinergitas antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah memprioritaskan program ketahanan pangan, termasuk pada sektor pertanian.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa bantuan pada sektor pertanian yang diberikan oleh pemerintah pusat dan Pemkab Jember kurang lebih sebanyak Rp 312 miliar selama di tahun 2025 dan 2026.

“Ini adalah yang terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember, sehingga kalau ada yang mengatakan Pemkab Jember dan pemerintah pusat tidak perhatian kepada sektor pertanian, saya pikir harus dicek dulu data yang dimiliki,” kata dia, saat agenda Pro Gus’ e di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Jember, pada Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga :  Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS

Salah satu bantuan pada sektor pertanian yaitu Optimalisasi Lahan (Oplah).

Menurutnya, optimalisasi lahan merupakan strategi untuk meningkatkan luas panen petani.

“Tadi jelas yang biasanya panen sekali, bisa panen dua kali. Yang biasanya panen dua kali, bisa panen tiga kali. Yang produktivitasnya awalnya berapa, hari ini meningkat,” ujarnya.

Adapun total luas lahan yang digunakan untuk program optimalisasi lahan selama tahun 2025 dan 2026 berjumlah sekitar hampir 12.000 hektare.

“Tahun 2026 ada 7.070 hektare yang akan kita lakukan optimalisasi lahan,” kata dia.

Baca Juga :  Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Gus Fawait juga menyampaikan bahwa program optimalisasi lahan merupakan strategi Presiden Prabowo dalam menangani luas lahan petani yang terbatas.

“Di Pulau Jawa agak susah karena memang terbatas lahan kita. Tetapi yang bisa kita lakukan strateginya adalah meningkatkan luas panen dan salah satu toolsnya adalah optimalisasi lahan,” tuturnya.

Dia juga menegaskan apabila ada masyarakat yang mengatakan program optimalisasi lahan tidak efektif, maka diharap bisa membuktikannya langsung dengan melihat ke lapangan.

“Optimalisasi lahan ini adalah membantu luas panen. Mudah-mudahan, bisa amanah dan saya titip kepada seluruh penerima program optimalisasi lahan untuk dikerjakan sebaik mungkin,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sapa Masyarakat, David Handoko Seto Ajak Warga Kawal Proyek Infrastruktur hingga Makan Bergizi Gratis
Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C
Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026
Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital
Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS
Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Beasiswa Kuliah 2026
Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari
Eks Waka DPRD Jember Dedy Dwi Setiawan Divonis 6 Tahun Buntut Kasus Korupsi Mamin

Baca Lainnya

Saturday, 18 July 2026 - 19:45 WIB

Sapa Masyarakat, David Handoko Seto Ajak Warga Kawal Proyek Infrastruktur hingga Makan Bergizi Gratis

Friday, 17 July 2026 - 22:30 WIB

Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C

Friday, 17 July 2026 - 20:36 WIB

Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital

Friday, 17 July 2026 - 20:30 WIB

Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS

Friday, 17 July 2026 - 20:25 WIB

Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Beasiswa Kuliah 2026

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading