Disebut Bekali-kali Dalam Film Dirty Vote, POLRI Akhirnya Buka Suara

Tuesday, 13 February 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Akun Resmi Devisi Humas Polri

Tangkapan layar Akun Resmi Devisi Humas Polri

Frensia-  Diantara yang diurai dalam film dirty vote adalah jaringan gerakan politik Jokowi dalam mensukseskan pasangan Capres-cawapres 02. Salah satu yang terilibat di dalamnya adalah anggota kepolisian. Masyarakatpun terkejut sebab itu artinya ada  pelanggaran netralitas POLRI. Merespons hal demikian, Humas Poliri akhirnya bukan suara.

Sebagaimana ditulis dalam akun x Resmi Devisi Humas POLRI, dijelaskan bahwa Polri menegaskan video yang beredar di media sosial yang menyebut Ketidaknetralan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si., dalam pesta demokrasi Pemilu 2024 adalah informasi yang menyesatkan atau HOAX.

Untuk itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sangat berharap masyarakat agar tidak memercayai informasi yang beredar. Dia berharap semua pihak lebih dahulu mengecek kebenarannya.

Baca Juga :  Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin

“jangan menyebarkan kembali informasi yang tidak benar atau hoax” , Tulis akun tersebut

Rilis penjelasan demikian di atas, tampak direspons tidak baik oleh nitizen. Kebanyakan menyereka tak percaya pada rilis informasi tersebut.

Kebanyakan dari mereka (nitizen) telah kadumg tidak percaya pada kepolisian. Satu yang sianggapnya kurang bagi mereka. Polisi mestinya membagikan data secara terbuka untuk menolak klaim buruk dalam Dirty Vote.

Baca Juga :  Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember

“kalo memang ini semua hoax seperti apa kalian bilang, tolong sanggah dengan argumen yang jelas, tolong sanggah dengan data yang sangat sangat sangat kredibel ya pak🤷‍♂️”, Ungkap pemilik akun @Marsquiaa.

Beberapa komentar nitizen dalam pastingan tersebut hanya ditanggapi oleh Devisi humas polri dengam kalimat ini;

“Halo sobat Polri
Seperti yang kita ketahui, bahwa sikap netralitas harus dimiliki para anggota Polri. Hal tersebut sesuai dengan bunyi pasal 28 Ayat (1) dan Ayat (2) undang-undang Nomor 2 Tahun 2002.
Mohon doanya agar Pemilu 2024 berjalan dengan lancar 🙏😇”

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Baca Lainnya

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:00 WIB

Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

Wednesday, 19 August 2026 - 17:27 WIB

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Wednesday, 19 August 2026 - 17:08 WIB

Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading