DPR RI Dengar Aspirasi Jurnalis, Gus Khozin Soroti Pemerintahan Daerah hingga Reforma Agraria

Sunday, 13 April 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Khozin, anggota DPR RI, berbaju putih duduk di sebelah kanan dalam acara reses Diskusi & Serap Aspirasi Bersama Jurnalis.

Gus Khozin, anggota DPR RI, berbaju putih duduk di sebelah kanan dalam acara reses Diskusi & Serap Aspirasi Bersama Jurnalis.

Frensia.id – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, H. Muhammad Khozin, M.A.P, menggelar kegiatan Diskusi dan Serap Aspirasi Bersama Insan Jurnalis di Jember, Ahad (13/4/2025).

Acara ini merupakan bagian dari kegiatan reses untuk menjaring masukan masyarakat, khususnya dari kalangan jurnalis sebagai mitra strategis parlemen.

Diskusi berlangsung di Rumah Makan Terapung Mangli, Jember. Kegiatan ini diharapkan menjadi forum dialog terbuka bagi para jurnalis yang tergabung dalam organisasi PWI, IJTI, dan AJI Kabupaten Jember.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar pandangan, masukan, serta kritik membangun dari rekan-rekan jurnalis,” ujar Gus Khozin, sapaan akrabnya.

Gus Khozin menyebut, jurnalis sangat penting dalam menyampaikan aspirasi publik serta mengawal jalannya pemerintahan. Sebagai orang yang pernah lama terjun di dunia jurnalis, Ia menekankan siap bersinergi dengan insan pers dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah Jember dan Lumajang.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran para jurnalis agar kegiatan berjalan optimal.

Baca Juga :  Cerita Penjual Sayur Petani Lokal Jember Keuntungannya Melonjak saat Pawai Budaya Ancak Agung

“Saya berharap temen-teman jurnalis menjadi trigger sekaligus pengawal tegaknya demokrasi. Kehadiran rekan-rekan sangat kami harapkan,” ujarnya saat mengisi acara.

Isu strategis menjadi fokus perhatian Komisi II DPR RI dalam kegiatan serap aspirasi bersama jurnalis ini, menyoroti tantangan pembangunan daerah, serta perlunya pembaruan hukum agraria yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurut Khozin, pemerintah daerah saat ini menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat akibat kebijakan efisiensi anggaran. Kepala daerah dituntut untuk tidak hanya bertahan, melainkan juga berinovasi dalam mengelola keuangan daerah.

“Dibutuhkan kreativitas pemerintah daerah dalam mengakselerasi pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya. Ia menambahkan bahwa potensi dari sektor-sektor padat karya perlu dioptimalkan. “Pemda harus kreatif mencari penambahan PAD, termasuk melalui program seperti Universal Health Coverage (UHC) dan Wadul Guse,” tambahnya.

Selain itu, Gus Khozin memberi perhatian khusus pada reforma agraria. Ia menyebutkan bahwa berbagai persoalan pertanahan yang menyita perhatian publik, seperti konflik antara PT KAI dan warga Jember, harus diselesaikan secara adil.

Baca Juga :  Forum Komunikasi Masyarakat Cinta Jember Sampaikan Penolakan soal Rencana Pinjaman 786 M Pemkab Jember

“Jika ada persoalan konflik agraria di masyarakat, monggo disampaikan kepada saya. Kita akan bantu cari jalan keluar yang sesuai peraturan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menilai bahwa permasalahan di sektor agraria juga bersumber dari payung hukum yang sudah usang. Ia mendorong agar revisi UU Agraria menjadi prioritas nasional dalam legislasi.

“Payung hukum agraria kita sudah terlalu lama. UU Agraria itu tertuang dalam UU No 5 Tahun 1960, sudah lebih 60 tahun. Karena itu, yang menjadi Prolegnas di Komisi II adalah mendorong revisi UU Agraria,” pungkasnya

Melalui isu ini, Khozin berharap ada kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat sipil untuk membangun daerah secara lebih adil, profesional, dan berpihak pada rakyat.*

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember
Bupati Jember Tetapkan Jam Operasional Pedagang Pasar Tanjung
Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data
Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan
Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono
DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember

Baca Lainnya

Saturday, 3 October 2026 - 23:27 WIB

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember

Friday, 2 October 2026 - 21:17 WIB

Bupati Jember Tetapkan Jam Operasional Pedagang Pasar Tanjung

Thursday, 1 October 2026 - 13:55 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data

Wednesday, 30 September 2026 - 17:48 WIB

Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan

Tuesday, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sambutan di acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember

Saturday, 3 Oct 2026 - 23:27 WIB

Gambar Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan, Satu Pengendara Tewas (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan, Satu Pengendara Tewas

Friday, 2 Oct 2026 - 21:55 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading