DPRD akan Panggil 3 RSD Terkait Tunggakan Utang Ratusan M Buntut Program J-Keren

Thursday, 23 October 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Jember saat diwawancari.  (Sumber foto: Sigit)

Ketua DPRD Jember saat diwawancari. (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember akan memanggil direktur dari tiga Rumah Sakit Daerah (RSD) untuk membahas tunggakan utang yang mencapai ratusan miliar rupiah. Utang ini merupakan imbas dari pelaksanaan program kesehatan gratis “Jember Keren” (J-Keren) pada masa pemerintahan Bupati sebelumnya.

Tiga RSD itu adalah RSD dr. Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat. Berdasarkan data, total tunggakan utang atas layanan kesehatan program J-Keren ini berkisar Rp214 Miliar yang belum terbayarkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim berencana untuk melakukan pemanggilan terhadap ketiga Direktur RSD terkait. Kata dia, hal ini bertujuan untuk mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan panggil tiga Direktur dari RSD terkait,” katanya, Kamis (22/10/2025).

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Selanjutnya kata dia, hutang warisan dari program Bupati sebelumnya ini memang sangat berat. Apalagi, kata dia, saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah mengalami pengurangan.

“Memang hutang hutang warisan tiga rumah sakit ini sangat berat. Apalagi di tengah kondisi APBD seluruh Indonesia mengalami pengurangan,” ujarnya.

Kendati demikian, Halim menegaskan, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten yang sekarang akan segera mencari jalan keluar. Namun kedepan, hal semacam ini tidak boleh terulang lagi.

“Tapi kita akan coba cari jalan keluar. Kedepannya jangan Sampai terulang lagi hal seperti itu,” paparnya.

Sementara itu, Direktur dr.Soebandi, I Nyoman Semita menyampaikan, krisis keuangan akibat piutang itu menimbulkan dampak yang serius. Terutama terhadap layanan rumah sakit.

“Kami menghadapi ancaman keselamatan pasien, risiko hukum bagi tenaga medis hingga pelayanan di bawah standar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Nyoman menambahkan, tunggakan hutang pembayaran obat saja kini mencapai lebih dari Rp48 miliar. Keterlambatan pembayaran ini membuat stok obat dan bahan habis pakai sering terganggu.

“Kondisi ini memperburuk hubungan dengan rekanan farmasi yang mulai menunda pengiriman,” tandasnya.

Sebagai informasi, akibat dari program J-Keren, total piutang RSD dr. Soebandi mencapai angka Rp109 miliar. Angka ini merupakan akumulasi dari tahun 2022 (Rp35 miliar), 2023 (Rp35 miliar), dan lonjakan pada 2024 (Rp76 miliar).

Sementara itu, RSD Balung jumlah utang dengan total Rp66,29 Miliar. Dengan rincian pada tahun 2022 sebesar Rp21,35 miliar, Rp 22,81 miliar (tahun 2023) dan Rp22,13 miliar (tahun 2024).

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial
Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli
Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba
Lansia Pikun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Tengkurap di Sungai Belakang Rumah
Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan
Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi
Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember
Rayakan Kelulusan, Puluhan Warga Belajar PKBM Merdeka Banyuwangi Diharapkan Lanjut Studi

Baca Lainnya

Thursday, 9 July 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial

Thursday, 9 July 2026 - 21:05 WIB

Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Monday, 6 July 2026 - 21:25 WIB

Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba

Monday, 6 July 2026 - 21:21 WIB

Lansia Pikun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Tengkurap di Sungai Belakang Rumah

Monday, 6 July 2026 - 21:18 WIB

Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading