Perempuan di Jember Tewas Tertemper Kereta Api

Friday, 9 January 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan Layar dari Media Sosial.

Foto: Tangkapan Layar dari Media Sosial.

Frensia.Id- Seorang perempuan berinisial ST (66), warga Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Jember ditemukan tewas di KM 210+8/9 petak jalan antara Stasiun Kotok dan Stasiun Kalisat.

ST meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api 250b (Logawa) relasi Purwokerto-Jember.

Menurut Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, peristiwa itu terjadi pada pukul 08:24 WIB. Berdasarkan keterangan dari masinis, kata dia, saat itu, ST berada di sisi kiri jalur kereta api saat KA Logawa melintas.

Baca Juga :  Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi

“Berdasarkan laporan masinis, terdapat seorang warga yang berada di sisi kiri jalur kereta api saat rangkaian KA (Kereta Api) Logawa melintas,” katanya, Jum’at (9/1/2026).

Selanjutnya kata dia, masinis juga sudah membunyikan klakson lokomotif berkali-kali. Namun ST tidak menjauh dari jalur Kereta Api.

“Dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat, insiden kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki dengan KA tidak bisa terhindarkan,” ujarnya.

Korban tertemper dan tergeletak tidak jauh dari jalur rel kereta api. Kemudian, petugas stasiun terdekat bersama jajaran Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) segera menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  TPA Pakusari akan Ditutup, Pemkab Jember Diminta Sosialisasikan Pengolahan Sampah Mandiri

“Kami melakukan pengamanan jalur serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat,” paparnya.

Korban yang ditemukan tergeletak segera dievakuasi oleh petugas KAI bersama pihak Polsek Kalisat. Cahyo mengimbau, agar masyarakat tidak berjalan di jalur kereta api karena bukan area publik.

“Harap berhati-hati dan mengedepankan aspek keselamatan. Jalur rel kereta api bukan area publik,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, KASAU Dukung Target Swasembada Gula
Pemulung Lansia di Jember Ditemukan Tewas di Sungai Gladak Reboan
Damkarmat Jember Catat 23 Kejadian Kebakaran saat Musim Kemarau dalam Periode Juni-Juli 2026
Tabung Boiler Mesin Setrika Uap Laundry di Jl Mastrip Jember Meledak
Viral Lansia Jember yang Hilang Misterius di Kebun Ditemukan Selamat
Warga Lapor ke Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Desa, Begini Tanggapan Kades Rowo Indah Jember
Kades Rowo Indah Jember Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Desa
Kepala Dusun Bunder Kirim Surat Bantuan Air Bersih ke BPBD Jember usai Alami Kekeringan

Baca Lainnya

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WIB

Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, KASAU Dukung Target Swasembada Gula

Thursday, 9 July 2026 - 19:47 WIB

Pemulung Lansia di Jember Ditemukan Tewas di Sungai Gladak Reboan

Tuesday, 7 July 2026 - 20:38 WIB

Tabung Boiler Mesin Setrika Uap Laundry di Jl Mastrip Jember Meledak

Tuesday, 7 July 2026 - 20:20 WIB

Viral Lansia Jember yang Hilang Misterius di Kebun Ditemukan Selamat

Monday, 6 July 2026 - 14:04 WIB

Warga Lapor ke Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Desa, Begini Tanggapan Kades Rowo Indah Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading