TPA Pakusari akan Ditutup, Pemkab Jember Diminta Sosialisasikan Pengolahan Sampah Mandiri

Wednesday, 20 May 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik, saat melakukan sosialisasi pengolahan sampah pada warga setempat (Foto: Dok. Pribadi).

Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik, saat melakukan sosialisasi pengolahan sampah pada warga setempat (Foto: Dok. Pribadi).

Frensia.id – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Pakusari, Jember, dikabarkan akan resmi ditutup per 1 Juni 2026.

Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, perlu mensosialisasikan informasi tersebut pada masyarakat dan terkait pengolahan sampah.

Sebelumnya, kabar penutupan TPA Pakusari telah bersamaan dengan terbitnya Surat Edaran Bupati Jember tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Mandiri.

“Pemkab belum melakukan pergerakan untuk terwujudnya SE ini seperti apa. Umpama sudah ada contoh masyarakat atau Pemkab untuk melakukan apa gitu ya, terutama adalah sosialisasi, maka kami sangat mendukung,” kata Susi, pada Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Motor Mio Terbakar di JLS Curahnongko Jember Gegara Tangki Bensin Bocor

Menurut Susi, meskipun selama ini dari pihak bank sampah sudah berupaya sosialisasi pengolahan sampah di Jember, namun merasa kewalahan.

“Kami bergerak sendiri rasanya kok susah ya, karena memang kami butuh dukungan tidak bisa berjalan sendiri gitu,” kata dia.

Lebih lanjut, Susi mencontohkan salah satu kebijakan yang bisa dilakukan oleh Pemkab Jember melalui pihak RT dan RW.

“Contoh begini, misalnya nih Pemkab sudah mewajibkan setiap RW, ada satu bank sampah, maka itu kan merupakan dukungan dari pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, dengan adanya sosialisasi tersebut, maka pihak bank sampah di Jember akan bisa membantu kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Respons Ketua Sobung Sarka atas Pembatasan Penggunaan Plastik di Jember

Susi juga mengatakan bahwa Pemkab seharusnya perlu menindaklanjuti pasca diterbitkannya Surat Edaran tersebut.

“Harusnya Pemerintah Kabupaten Jember, tidak hanya melepaskan SE itu begitu saja, sehingga masyarakat ini berpikir liar dengan pikirannya masing-masing tentang penutupan TPA Pakusari,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa dengan beredarnya Surat Edaran, masyarakat bisa berinisiatif mengolah sampahnya secara mandiri.

Susi mencohtohkan dari masyarakat Jember yang mulai mengelola sampahnya pribadi.

“Seperti yang dilakukan ke saya beberapa hari ini dari beberapa RT, dari Jalan Mawar, dari Talangsari, dari Tegal Besar gitu,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Tengu Kalisat Jember
Lansia di Jember Tewas Terbakar di Kamar Akibat Puntung Rokok
Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk
Sinergitas Pemkab Jember Bersama TNI/POLRI dan PSHT Siapkan Mitigasi Keamanan Jelang Bulan Suro
Pemotor di Puger Jember Tewas di TKP Usai Ditabrak Pick Up
Mayat Kedua Pemuda Asal Panti Terdampar di Pantai Payangan Jember Telah Ditemukan
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan 1 Korban Tewas di Pantai Payangan Jember
Kakak Beradik yang Hilang di Pantai Payangan Jember Masih Belum Ketemu di Hari Kedua Pencarian

Baca Lainnya

Friday, 5 June 2026 - 15:35 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Tengu Kalisat Jember

Wednesday, 3 June 2026 - 18:01 WIB

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 June 2026 - 17:13 WIB

Sinergitas Pemkab Jember Bersama TNI/POLRI dan PSHT Siapkan Mitigasi Keamanan Jelang Bulan Suro

Tuesday, 2 June 2026 - 13:55 WIB

Pemotor di Puger Jember Tewas di TKP Usai Ditabrak Pick Up

Tuesday, 2 June 2026 - 11:40 WIB

Mayat Kedua Pemuda Asal Panti Terdampar di Pantai Payangan Jember Telah Ditemukan

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB