Ketua Forum Bank Sampah Jember Desak Pemkab Lakukan Mitigasi Sebelum TPA Pakusari Ditutup Per 1 Juni 2026

Wednesday, 20 May 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik saat melakukan sosialisasi pengolahan sampah pada warga setempat (Foto: Dok. Pribadi).

Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik saat melakukan sosialisasi pengolahan sampah pada warga setempat (Foto: Dok. Pribadi).

Frensia.id – Ketua Forum Bank Sampah Jember, Susiyatik, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, untuk melakukan langkah mitigasi sebelum ditutupnya TPA Pakusari per 1 Juni 2026.

“Jadi yang pertama adalah mitigasi di tingkat masyarakat ya. Jadi mitigasinya adalah bagaimana Pemkab menjelaskan secara sejelas-jelasnya tentang pemilahan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat gitu,” kata Susi, saat dikonfirmasi, pada Rabu (20/5/2026).

Menurut Susi Pemkab bisa melakukan sosialisasi pada masyarakat dalam pengolahan sampah secara mandiri.

Adapun untuk cara pengolahan tersebut, sebagaimana yang tertera pada Surat Edaran Nomor: 100. 3.4.2 /441/35.09.313/2026 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Mandiri.

“Masyarakat bisa melakukan olah sampah mandiri gitu ya. Itu dengan cara-cara yang disebutkan di SE, yaitu melalui adanya komposter, kemudian kompos bag, kemudian ecoenzym, biopori, dan ternak maggot,” tuturnya.

Susi juga menekankan bahwa Pemkab Jember bisa lebih serius, tidak hanya sekadar menerbitkan Surat Edaran (SE).

“Masyarakat bisa mengelola sampahnya sendiri itu tolong untuk bisa lebih jelas, sehingga masyarakat bisa melakukan, bukan hanya membaca SE itu, (tapi) tidak mengerti selanjutnya bagaimana untuk eksekusi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Sita 72.656 Batang Rokok Ilegal per 30 Juni 2026

Selain pada masyarakat, langkah mitigasi juga diberlakukan pada pemberdayaan Bank Sampah yang ada di Kabupaten Jember.

“Jadi bank sampah selama ini, sudah melakukan tugasnya menurut saya secara secara baik dan mandiri gitu ya, tetapi masih butuh dukungan dari dari pemerintah di tingkat bawah yaitu di RT, RW gitu ya,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa permasalahan sampah di Jember akan selesai apabila di setiap Rukun Warga (RW) setempat ada Bank Sampah.

“Kalau memang pemerintah Kabupaten Jember ingin masalah sampah ini selesai, terutama lewat bank sampah adalah dengan cara menegaskan kembali atau membuat peraturan 1 RW minimal harus ada bank sampah,” kata dia.

Sebab, kata Susi, adanya Bank Sampah kurang mendapat dukungan dari pihak RT dan RW setempat.

Lebih lanjut, Susi juga menyoroti langkah mitigasi naiknya volume sampah dari infrastruktur pengolahan yang ada di Jember.

Baca Juga :  Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

“Mitigasi tentang peningkatan infrastruktur dan fasilitas pengolahan sampah gitu ya. Jadi pemerintah Pemkab Jember, bisa melakukan optimalisasi tentang TPST yaitu Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu,” tuturnya.

Dia berharap TPST bisa dibangun di setiap wilayah kecamatan di Jember.

“Contohnya Kecamatan Kaliwates ada sendiri TPST, kemudian Patrang ada ada sendiri. Dengan begitu, maka sampah di tingkat kecamatan akan selesai di tempatnya masing-masing,” kata dia.

Menurut Susi, untuk mitigasi kelengkapan infrastruktur juga perlu didukung dengan teknologi untuk pengolahan sampah.

“Misalnya ini penguatan pembangunan RDF (Refuse Derived Fuel), gitu ya atau Insinerator yang ramah lingkungan,” kata dia.

Susi juga mengatakan bahwa Pemkab Jember perlu memitigasi melalui kebijakan dan manajemen pengolahan sampah.

“Karena memang ini dibutuhkan, misalnya ini tentang penghentian pengolahan sampah, secara open dumping menuju ke kontrol landfill atau sanitary landfill gitu. Kemudian perlu diadakan pengangkutan terjadwal,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga
Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter
BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi
Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Baca Lainnya

Saturday, 10 October 2026 - 18:18 WIB

Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember

Thursday, 8 October 2026 - 19:30 WIB

Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Monday, 5 October 2026 - 15:15 WIB

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

TERBARU

Gambar Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Saturday, 10 Oct 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading