Direktur Bank Sampah ‘Sahabat Ibu’ Tanggapi Positif soal Rencana Penutupan TPA Pakusari

Thursday, 23 April 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Bank Sampah 'Sahabat Ibu', Mira Christina Effyati, saat foto bareng bersama mahasiswa (Foto: Istimewa).

Direktur Bank Sampah 'Sahabat Ibu', Mira Christina Effyati, saat foto bareng bersama mahasiswa (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Direktur Bank Sampah ‘Sahabat Ibu’, Mira Christina Effyati, menanggapi terkait rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Pakusari, Jember per awal bulan Juni 2026.

“Saya sangat mendukung, tidak hanya 100% tapi 1.000 (persen). Alasan saya kenapa jujur gitu. Memang sudah gitu area dari TPA itu sendiri kan sudah tidak kondusif, dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk yang begitu pesat,” kata Effy, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pada Kamis, (23/4/2026).

Dengan ditutupnya TPA Pakusari, menurutnya akan memunculkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di berbagai wilayah kecamatan di Jember.

Menurut dia, masyarakat Jember sudah seharusnya bertanggungjawab pada sampahnya sendiri.

Baca Juga :  Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan dengan Nama "Beranda Imigrasi"

“Tidak perlu sampahnya tonggone (tetangga), sampah dulure (saudara), tapi sampahnya sendiri,” kata dia.

Lebih lanjut, Effy mengapresiasi langkah Bupati Jember terkait kebijakan pengelolaan sampah secara mandiri.

Sebagaimana tertuang pada Surat Edaran Nomor: 100. 3.4.2 /441/35.09.313/2026.

Selain itu, dia juga menyoroti adanya bank sampah di Jember yang telah berjumlah kurang lebih 75 tempat, untuk dilakukan penambahan lagi.

Sebab, kata dia, jumlah bank sampah tidak sebanding dengan jumlah instansi yang ada di Jember. Di mana setiap instansi tersebut terdapat sampah yang harus diangkut.

Effy mengatakan optimalisasi bank sampah perlu dilakukan di setiap lingkungan rumah.

Baca Juga :  Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB

“Nah itu tadi setiap RT ada bank sampahnya bisa dijadwal. Misalkan RT sini menerima instansi dari A, RT sini menerima instansi dari sini,” tuturnya.

Namun kata dia, sampah yang diterima oleh bank sampah adalah sampah organik dalam kondisi sudah terpilah dan bersih.

Meskipun demikian, bertambahnya bank sampah di Jember memiliki konsekuensi berupa biaya retribusi yang harus dibayar oleh setiap warga setempat, untuk pengelolaan sampah tersebut.

Sementara itu, menurut penjelasan Koordinator TPA Pakusari, Wahyu Andy Hindarto, penutupan tersebut atas perintah dari Kementerian Lingkungan yang mengirim surat kepada Dinas Lingkungan Hidup Kebupaten Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan dengan Nama “Beranda Imigrasi”
Pulang Nonton Sound Horeg, Pria di Jember Tewas Tertemper Kereta Api
Warga Dusun Kasengan Kalisat Jember Keluhkan Air Bersih hingga Penurunan Hasil Panen Imbas Kekeringan
Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember
Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 22:22 WIB

Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan dengan Nama “Beranda Imigrasi”

Monday, 26 October 2026 - 16:44 WIB

Pulang Nonton Sound Horeg, Pria di Jember Tewas Tertemper Kereta Api

Wednesday, 21 October 2026 - 23:23 WIB

Warga Dusun Kasengan Kalisat Jember Keluhkan Air Bersih hingga Penurunan Hasil Panen Imbas Kekeringan

Saturday, 17 October 2026 - 16:06 WIB

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

Saturday, 17 October 2026 - 14:04 WIB

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi

TERBARU

Gambar Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Thursday, 29 Oct 2026 - 21:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading