Ipal Jadi Alasan Utama 16 SPPG Jember di Suspend

Monday, 8 June 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember, Suhaidi (Foto: Sigit/Frensia).

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember, Suhaidi (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Sebanyak 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jember sempat dijatuhi sanksi pembekuan sementara atau suspend. Muncul dugaan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran.

Namun, pihak Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember langsung membantah kabar tersebut. Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember, Suhaidi, menegaskan bahwa kebijakan suspend ini murni karena masalah teknis lingkungan, bukan urusan kocek anggaran.

Baca Juga :  Cerita Orang Tua Saat Anaknya Keracunan Setelah Santap Menu MBG

“Tidak ada hubungannya dengan strategi efisiensi anggaran,” katanya saat ditemui di kantor KPPG Jember, Senin (8/6/2026).

Suhaidi memastikan bahwa secara keseluruhan, operasional pelayanan gizi di Jember tidak terganggu. Alias tetap berjalan normal.

“Operasional masih berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Lantas, apa yang membuat belasan dapur pemenuhan gizi tersebut disemprit? Suhaidi mengungkapkan pelanggaran terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) menjadi biang keroknya. Faktor kebersihan dan pengelolaan limbah yang belum standar membuat sanksi tegas ini harus dijatuhkan.

Baca Juga :  Mobil Distribusi SPPG Jember Tabrak Tembok Dapur Gegara Satpam Salah Injak Pedal

“Titik poinnya adalah pelanggaran di Ipal,” paparnya.

Dari total 16 dapur SPPG yang sempat di-suspend, saat ini kondisinya mulai berangsur normal. Tujuh dapur di antaranya sudah diperbolehkan beroperasi kembali setelah melakukan pembenahan sistem pembuangan limbah mereka.

“16 dapur yang di-suspend. Sudah ada yang dibuka 7, karena mereka sudah memperbaikinya. Jadi tinggal 9 yang masih di-suspend,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Harapan Susmiadi untuk Perupa Jember usai Karyanya Dipamerkan pada Muharram Art Fest
PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember
Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kaliwates Jember
Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata
Respons Pengelola soal Wisata Alam Kalijompo Sukorambi Jember akan Ditutup
Nestapa Pak Iwan di Jember: Istri Kanker-Mertua Stroke, Kini Nunggak Kontrakan dan Tak Bisa Beli Gas
Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, KASAU Dukung Target Swasembada Gula

Baca Lainnya

Wednesday, 15 July 2026 - 23:40 WIB

Harapan Susmiadi untuk Perupa Jember usai Karyanya Dipamerkan pada Muharram Art Fest

Wednesday, 15 July 2026 - 20:50 WIB

PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember

Tuesday, 14 July 2026 - 20:34 WIB

Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting

Tuesday, 14 July 2026 - 20:25 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kaliwates Jember

Tuesday, 14 July 2026 - 20:10 WIB

Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus 'e di Lapangan SMPN 1 Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026

Friday, 17 Jul 2026 - 20:47 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading