Dirjen Imigrasi Hendarsam: Zaman Berubah, Hilangkan Budaya Kerja Lama!

Wednesday, 10 June 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko saat memberi arahan kepada petugas imigrasi (Foto: Istimewa).

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko saat memberi arahan kepada petugas imigrasi (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Direktorat Jenderal Imigrasi menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menghapus budaya kerja lama yang sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman. Seluruh petugas imigrasi diminta kembali fokus pada tugas pelayanan publik yang optimal.

Arahan tegas tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, kepada petugas Imigrasi di seluruh Indonesia serta Atase Imigrasi di Perwakilan RI. Pengarahan dilakukan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026).

Hendarsam meminta seluruh pegawai tetap menjalankan program yang telah direncanakan. Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berlangsung optimal di tengah proses hukum yang saat ini sedang berjalan di internal institusi.

“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum (APH). Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” kata Hendarsam dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga :  BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Hendarsam tidak menampik bahwa situasi yang dihadapi Ditjen Imigrasi saat ini menjadi pukulan besar bagi organisasi. Namun, ia menilai kondisi ini harus dijadikan momentum refleksi total untuk mengikis habis praktik masa lalu.

“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Sebagai institusi pelayanan publik, Imigrasi menjadi salah satu instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal ini membuat Imigrasi sangat rentan menerima komplain dan kritik dari publik.

Baca Juga :  Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Oleh karena itu, Hendarsam meminta setiap aparatur memiliki mental yang kuat untuk merespons keluhan warga secara cepat dan transparan. Ia menyebut Ditjen Imigrasi sebenarnya memiliki SDM yang unggul.

“Namun kemampuan itu wajib dibarengi dengan integritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Hendarsam menegaskan orientasi utama Imigrasi saat ini adalah mendekatkan diri kepada masyarakat melalui semangat “Imigrasi untuk Rakyat”. Institusi harus membuktikan komitmen pelayanan secara nyata demi merebut kembali kepercayaan publik.

“Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat,” ungkapnya.

“Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Baca Lainnya

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

Thursday, 17 September 2026 - 22:40 WIB

Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Tuesday, 15 September 2026 - 20:30 WIB

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Tuesday, 15 September 2026 - 15:44 WIB

LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading