Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan

Tuesday, 20 January 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling (Foto: Ricinator/PIxabay).

Ilustrasi Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling (Foto: Ricinator/PIxabay).

Frensia.Id– Nasib nahas menimpa Taufikur Rahman, seorang penjual nasi asal Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember. Dua unit sepeda motor miliknya raib digondol pencuri pada Senin (19/1/2026), yang mengakibatkan aktivitas usahanya lumpuh total.

Pencurian tersebut baru disadari korban saat terbangun sekitar pukul 03.00 WIB. Taufikur merasa ada yang janggal ketika pintu rumahnya tidak bisa dibuka dari dalam.

“Saat mau buka pintu ternyata berat. Setelah dicek, ada kabel antena yang melilit daun pintu dari luar,” kata Taufikur saat dikonfirmasi pada Selasa (20/1/2026).

Tak hanya mengunci korban dari luar, pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Pelaku menumpahkan minyak goreng (minyak curah) di area tangga rumah untuk menghambat pengejaran.

Baca Juga :  Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

“Saya bahkan sempat terjatuh akibat jebakan minyak tersebut saat berusaha keluar rumah,” ujarnya.

Setelah berhasil keluar, korban mendapati ruang tengah rumahnya sudah kosong. Dua motor yang terparkir di sana, yakni Honda Revo (2007) dan Yamaha Mio (2014) telah raib.

“Sepeda motor itu diparkir di ruang tengah, bukan di dapur,” tambahnya.

Honda Revo tersebut merupakan kaki bagi Taufikur untuk mencari nafkah sebagai penjual nasi, sementara Yamaha Mio digunakan untuk keperluan sekolah anak dan pasar. Taufikur mengaku sangat trauma hingga memutuskan untuk berhenti berjualan sementara waktu.

Baca Juga :  Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya

“Banyak saudara menawarkan pinjam motor, tapi saya pilih istirahat dulu karena masih trauma. Takut kejadian lagi,” paparnya.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Panti telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan. Namun, minimnya fasilitas kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi kendala dalam mengidentifikasi identitas pelaku.

“Polisi sudah datang untuk melakukan olah TKP. Kalau memang motornya bisa kembali, Alhamdulillah, jika tidak saya berusaha mengikhlaskannya sebagai musibah,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading