Buntut Dugaan Keracunan Siswa, Satgas MBG Jember Tinjau SPPG Umbulsari

Friday, 6 February 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman (Foto: Istimewa).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Jember mendatangi sekaligus melakukan pembinaan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Umbulsari.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dugaan keracunan makanan atau gangguan pencernaan yang dialami 112 siswa dan guru di SMPN 1 Umbulsari.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman, yang memimpin langsung Satgas MBG, menegaskan bahwa pengecekan lapangan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember dan amanat dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Karena ada peristiwa itu, kami akhirnya datang ke sini atas perintah Gus Bupati, sekaligus BGN untuk cek lapangan,” katanya, Jum’at (6/2/2026).

Baca Juga :  Pj Sekda Jember Beri Pujian pada ASN yang Lakukan Verval Data Kemiskinan

Dalam temuan di lapangan, Helmi menyoroti adanya pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan oleh pihak pengelola SPPG. Salah satu poin paling krusial adalah ketiadaan sampling makanan.

“Ada SOP yang dilewati oleh mereka, yaitu sampling. Sampling itu tidak boleh tidak ada, harus ada. Harusnya ini menjadi bukti kualitas kelayakan dari makanan yang disajikan,” ujarnya.

Ketiadaan sampel ini menyulitkan proses verifikasi cepat ketika terjadi insiden medis pada siswa.

Sebagai langkah penanganan, pihak kesehatan terpaksa mengambil sampel dari sisa muntahan siswa untuk diuji di laboratorium.

Baca Juga :  BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

“Sisa muntahan dari anak-anak masih kita lab-kan oleh teman-teman Puskesmas dan tenaga kesehatan untuk memastikan penyebab pastinya,” paparnya.

Saat ditanya terkait sanksi, Helmi menjelaskan bahwa pihaknya telah melayangkan teguran secara tertulis kepada SPPG Umbulsari. Mengingat unit tersebut baru beroperasi selama dua minggu, pembinaan intensif menjadi prioritas utama.

“Kita ingatkan secara tertulis agar mereka disiplin terhadap SOP-nya. Ini menjadi pembelajaran agar rekan-rekan di SPPG lebih ketat lagi memantau kualitas layanan makan bergizi gratis bagi siswa kita ke depan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus
Menarik! Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi
Kepala Kepelatihan Pagar Nusa UIN KHAS Jember Raih Juara di Kejurprov IBCA MMA Surabaya
Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus
FTIK UIN KHAS Jember Tekankan Penguatan Ekosistem Akademik Mahasiswa di Rakerpim 2026
Diriset! Gambus Ternyata Berhubungan Dengan Ide-Ide Musik Al Farabi
Kisah Khamida, Alumnus FTIK UIN KHAS Jember Penggagas ‘Sahabat Murojaah’
Cerita Edo, Sosok Santri dan Mahasiswa Fuah UIN KHAS Jember yang Terpilih Google Student Ambassador

Baca Lainnya

Wednesday, 6 May 2026 - 17:45 WIB

Menarik! Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi

Monday, 4 May 2026 - 20:33 WIB

Kepala Kepelatihan Pagar Nusa UIN KHAS Jember Raih Juara di Kejurprov IBCA MMA Surabaya

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 13:30 WIB

FTIK UIN KHAS Jember Tekankan Penguatan Ekosistem Akademik Mahasiswa di Rakerpim 2026

Friday, 1 May 2026 - 00:57 WIB

Diriset! Gambus Ternyata Berhubungan Dengan Ide-Ide Musik Al Farabi

TERBARU