Frensia.Id- Sungai Bedadung Jember meluap setelah diguyur hujan sejak siang hingga petang. Jembatan Gantung di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi putus lagi diterjang air luapan sungai.
Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, debit air naik hingga mendekati jembatan gantung sejak pukul 19:55 WIB. Warga segera menutup akses jalan menuju jembatan.
“Debit air sungai mulai naik sejak pukul 19:55 WIB. Sekitar 1 meter di bawah jembatan,” katanya, Kamis (12/2/2026).
“Akhirnya Pemdes bersama warga menutup jembatan menggunakan portal. Agar tidak ada warga yang melintas,” tambahnya.
Selanjutnya kata dia, debit air tambah meningkat pada pukul 20:45 WIB. Air luapan sungai melebihi jembatan.
“Puncaknya pukul 20:45 WIB, luapan air sungai melebihi jembatan,” ujarnya.
Kemudian, pada pukul 21:16 WIB, jembatan itu roboh. Padahal, kata dia, jembatan tersebut baru saja diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.
“Jembatan sudah roboh, padahal baru saja diperbaiki setelah putus karena diterjang banjir air luapan sungai beberapa waktu lalu,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukorambi AKP Sudarsono membenarkan jembatan gantung itu memang putus kembali. Pihaknya mengimbau kepada warga yang ada di sekitar jembatan putus agar tidak mendekat.
“Karena sampai saat ini hujan masih turun. Dan masih ada tanda-tanda debit air sungai akan semakin tinggi,” ungkapnya.







