Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait

Friday, 20 February 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Tepat hari ini, Jumat (20/2/2026), genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Wakil Bupati Djoko Susanto. Dalam momen refleksi setahun menjabat, Bupati Fawait mengungkap krisis besar yang harus dihadapi pada awal masa tugasnya.

Bupati Fawait mengungkapkan bahwa saat pertama kali dilantik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terhimpit beban utang di tiga rumah sakit daerah yang mencapai Rp 214 miliar.

“Saya kaget, baru hitungan minggu setelah dilantik, rumah sakit kita hampir kolaps. Kas terbatas, utang belum lunas, bahkan ada ancaman penghentian suplai barang medis,” katanya, Jum’at (20/2/2026).

Selanjutnya kata dia, kondisi tersebut diperparah dengan krisis stok oksigen yang saat itu diprediksi hanya mampu bertahan selama 15 hari. Selain itu, sektor investasi juga jalan di tempat karena aksesibilitas yang rendah, seperti tidak adanya akses tol dan bandara yang belum beroperasi optimal.

Baca Juga :  Bupati Fawait Sebut Jember Dapat Tambahan Pasokan 400 Ribu Liter BBM

“Apakah saat itu saya hanya saling menyalahkan? Tidak. Saya tidak mau begitu karena sekarang Bupatinya adalah saya,” ujarnya.

Menghadapi kebuntuan tersebut, pria yang karib disapa Gus Fawait itu memprioritaskan penyelesaian krisis kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Dia mengambil langkah berani dengan memangkas anggaran yang dianggap tidak menyentuh rakyat.

“Saya panggil ahli hukum, kesehatan, dan ekonomi. Sesuai instruksi Presiden untuk efisiensi, anggaran mobil dinas Bupati saya batalkan. Semua anggaran yang tidak berdampak langsung ke masyarakat, saya alihkan,” paparnya.

Hasil efisiensi tersebut dialokasikan untuk program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Meski sempat terkendala keterbatasan APBD murni, Fawait melakukan lobi intensif ke pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Legislator DPR RI Gus Rivqy Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Kader PKB Jember

“Hasilnya adalah masyarakat bisa berobat gratis hanya dengan KTP tanpa perlu Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), hak gaji dan Jasa Pelayanan (Jampel) terbayar tepat waktu. Serta ketersediaan obat-obatan kembali stabil,” tambahnya.

Dampaknya terlihat nyata pada kesehatan finansial rumah sakit. Politisi Gus Fawait mencontohkan lompatan pendapatan di RSD dr. Soebandi.

“Saat saya pertama menjabat, pendapatan RSD dr. Soebandi hanya sekitar Rp 15 miliar. Namun per Januari 2026, pendapatannya naik drastis menjadi Rp 31 miliar. Kondisi keuangan rumah sakit kini telah pulih total,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Realisasi APBD 2025, Gus Fawait Salurkan Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji
Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen
Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo
Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan
Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo
Gus Rivqy: Pancasila Mengajarkan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat
Legislator DPR RI Gus Rivqy Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Kader PKB Jember

Baca Lainnya

Saturday, 4 April 2026 - 23:40 WIB

Realisasi APBD 2025, Gus Fawait Salurkan Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Tuesday, 31 March 2026 - 13:47 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

Thursday, 26 March 2026 - 11:46 WIB

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

Tuesday, 17 March 2026 - 20:58 WIB

Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan

TERBARU