Dosen UIN KHAS Rekomendasikan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Madrasah

Tuesday, 28 April 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Dosen UIN KHAS Rekomendasikan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Madrasah (Frensia Grafis)

Gambar Dosen UIN KHAS Rekomendasikan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Madrasah (Frensia Grafis)

FRENSIA.ID– Menarik, dua dosen UIN KHAS memberikan rekomendasi pada pengembangan manajemen sistem informasi Madrasah. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Rif’an Humaidi dan Sarwan dari Universitas Islam Negeri KH Achmad Shiddiq, Indonesia, mengkaji tata kelola Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan di sekolah menengah Islam atau madrasah.

Dalam hasil riset yang diterbit dalam Journal of Educational Management Research volume 5, dijelaskan bahwa Di era digital yang serba cepat ini, masih banyak institusi pendidikan yang berjuang mengatasi manajemen sistem yang tidak efektif.

Berdasarkan temuan penelitian tersebut, masalah intinya tidak hanya terletak pada keterbatasan infrastruktur teknologi, melainkan ketiadaan strategi manajemen terpadu yang menyelaraskan teknologi dengan tujuan organisasi. Seringkali, sistem informasi hanya berfungsi sebagai alat administratif semata dan bukan sebagai instrumen strategis pendukung perencanaan, koordinasi, dan pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Melalui studi kualitatif ini, peneliti mengungkapkan bahwa keberhasilan pengelolaan SIM Madrasah sangat bergantung pada keseimbangan dua dimensi utama, yakni infrastruktur dan sumber daya manusia. Terkait manajemen infrastruktur, pengelolaan yang baik dilakukan melalui perbaikan kapasitas perangkat keras dan perangkat lunak secara berkelanjutan, serta peningkatan keandalan jaringan internet. Manajemen infrastruktur ini juga mencakup upaya untuk memastikan keakuratan dan aksesibilitas data pada platform seperti EMIS dan SIMPATIKA. Tanpa infrastruktur yang memadai, SIM tidak akan bisa berfungsi secara optimal sebagai alat manajerial.

Di sisi lain, manajemen sumber daya manusia juga memegang peranan krusial dan harus difokuskan pada peningkatan kompetensi staf melalui pelatihan teknologi informasi serta program pengembangan kapasitas. Kompleksitas penerapan SIM menuntut adanya personel yang kompeten secara profesional dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, pengembangan prosedur operasional standar dan penataan alur kerja yang sistematis sangat diperlukan untuk kelancaran manajemen data di lapangan.

Baca Juga :  Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia

Sebagai rekomendasi, kedua dosen UIN KHAS tersebut mendorong agar setiap institusi pendidikan mulai memprioritaskan kesiapan digital sekaligus pengembangan profesional yang berkelanjutan. Pelajaran terpenting dari studi ini adalah bahwa kesuksesan implementasi Sistem Informasi Manajemen tidak semata-mata diukur dari kesiapan teknologinya, tetapi juga dari pengembangan strategis dan pemberdayaan para penggunanya.

Dengan mengintegrasikan kesiapan infrastruktur dan kapabilitas sumber daya manusia, informasi dapat diproses dengan lebih efisien, transparan, dan efektif guna mendukung pengambilan keputusan institusi serta meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.

Penulis : Mashur Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Monday, 26 October 2026 - 16:32 WIB

Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading