FRENSIA.ID – Momentum perayaan Idul Adha di Markas Kepolisian Resor (Polres) Jember tahun ini tampak jadi penguatan solidaritas antar sesama. Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Hepni, yang bertindak sebagai khatib, menyampaikan pesan mendalam yang mengaitkan napak tilas ibadah haji dengan realitas kehidupan bermasyarakat,27/05.
Dalam penyampaiannya, beliau secara khusus menyoroti esensi ritual Sa’i sebagai representasi nyata dari kegigihan berikhtiar yang bermuara pada kesadaran dan kepedulian sosial.
Menjabarkan makna di balik rukun haji tersebut, Prof. Hepni memaparkan bahwa berlari-lari kecil antara Bukit Shofa dan Marwah sebagaimana yang dilakukan oleh Siti Hajar bukanlah sekadar aktivitas historis semata.
“Ritual Sa’i antara Shofa dan Marwah juga mengandung makna spiritual tentang perjalanan hidup manusia. Perjalanan bolak-balik yang dilakukan jamaah haji menggambarkan perjuangan manusia dalam mencari kebaikan, rezeki, dan ridha Allah SWT,” ungkap Prof. Hepni di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa ketangguhan yang ditunjukkan dalam prosesi tersebut menanamkan etos kerja yang tak lekang oleh waktu. Aktivitas ini secara tegas mengajarkan bahwa sebuah keberhasilan dan jalan keluar dari setiap masalah hidup tidak pernah diraih secara instan.
Sebaliknya, hal tersebut menuntut manusia untuk berani menempuh proses panjang yang harus dilalui dengan kesungguhan, daya juang tinggi, serta konsistensi penuh tanpa henti.
Menutup pesan agamanya, rektor tersebut menyambungkan buah dari ketangguhan berikhtiar Siti Hajar dengan anugerah munculnya mata air suci yang sangat relevan dengan kehidupan masa kini.
“Dalam kehidupan sosial, kisah Zamzam juga mengajarkan pentingnya berbagi manfaat kepada sesama. Air Zamzam yang terus mengalir menjadi sumber kehidupan bagi banyak orang di Makkah,” paparnya tegas.
Melalui mimbar tersebut, beliau berharap agar spirit historis ini dapat benar-benar diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari melalui perwujudan sikap tolong-menolong, penguatan rasa kepedulian sosial, serta komitmen untuk terus memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar.






